Sempat Jadi Tempat Ibadah, Warga Minta Fungsi Sabusu Dikembalikan

Ilustrasi

JATINANGOR – Ketua Komisi C DPRD Sumedang, Drg. H Rachmat Juliadi M.HKes, angkat bicara soal penyalagunaan Saung Budaya Sunda (Sabusu) yang dijadikan tempat ibadah. Ia menyesalkan hal itu dan mengecam keras pihak yang telah memberikan izin.

“Peraturannya sudah jelas dan segala sesuatu harus sesuai dengan peruntukannya. Sabusu itu sebagai etalase seni dan budaya Sumedang, kalau digunakan sebagai tempat ibadah, itu jelas merupakan penyimpangan,” tandas Rachmat, Kamis (6/12).

Warga Jatinangor pun menyayangkan sikap pemerintah yang justru memberikan izin, tokoh masyarakat Kecamatan Jatinangor, H Dedep, mengatakan pihaknya akan segera melayangkansuratpenolakan terkait penyimpangan Sabusu menjadi tempat ibada ke Muspika Jatinangor. “Kami merasa keberatan, dan akan segera melayangkan surat penolakan. Kalau ini dibiarkan akan memicu keresahan, serta konflik antar daerah di sini,” tandas.

Senada dengan Ketua Komisi C, Dedep pun mengatakan pemerintah harus tegas dan dapat mengembalikan Sabusu ke fungsi awal sebagai tempat para pelaku seni dan budaya.(Abd)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *