Darmaraja Siap Gelar Seni Budaya Bersama Sunda-Bali

Ilustrasi
Ilustrasi

DARMARAJA – Kecamatan Darmaraja akan kedatangan para seniman dan budayawan dari Pulau Dewata Bali pada 23 Juni 2013, mendatang. Para seniman dan budayawan Bali itu datang atas undangan Sanggar Raksa Mandala, Kecamatan Darmaraja dan Komstrad.
Acara yang bertajuk Gelar Seni Budaya Bersama Sunda-Bali itu, menurut Yoyon Darsono, sebagai upaya pihaknya untuk menjalin kerjasama budaya khususnya dalam bidang seni.
“Kebetulan kami dari Komunitas Komstrad sebagai salahsatu komunitas seniman, bisa seniman lokal dan Nusantara. Dalam hal ini, kami ingin menjalin kerjasama dengan sesame seniman se-Nusantara,” kata Yoyon Darosono kepada Sumeks, Rabu (12/6).
Kata dia, mulanya Sanggar Tanjung yang saat ini berdomisili di Ubud Bali, mengajak kerjasama dengan Komstrad untuk gelar Seni Budaya bersama Sunda Bali yang dilaksanakan di Area Parkir Angkutan Sungai Danau dan Pelabuhan (ASDP) Dinas Perhubungan Jalan Cinunuk, Cileunyi, Bandung.
“Setelah dari Bandung, baru malamnya itu kita menggelar di Darmaraja, dan itu bekerjasama langsung dengan sanggar lokal Raksa Mandala, pimpinan Ooy Moch. Idris,” terang dia.
“Jadi pertunjukan di Darmaraja itu pada dasarnya atas saran saya ke pimpinan Sanggar Tunjung Bali. Dan dia sangat setuju karena Darmaraja masih tergolong desa yang alami dan pemandangannya yang bagus. Suasana desanya masih kental,” sambungnya.
Terpisah Pimpinan Sanggar Raksa Mandala, Ooy Moch Idris, membenarkan tentang adanya rencana pagelaran seni budaya bersama Sunda-Bali. Ia berharap, pagelaran yang baru kali pertama digelar itu dapat berjalan dengan sukses.
“Selebihnya, semoga ini menjadi ajang promosi seni dan budaya Sumedang,” tambah Ooy.
Sementara itu Pimpinan Sanggar Tanjung, Ubud, Bali, Ida Bagus, menyebutkan diterimanya saran dari Yoyon Darsono. Selain sebagai sesama rekan seniman yang sudah malang melintang tak hanya di tingkat Nasional tapi juga internasional, sebut dia, kegiatan Seni Budaya Bersama Sunda-Bali, sebagai bentuk mempererat silaturahmi.
“Kami memang sangat tertarik dengan usulan itu, tujuannya ya memang untuk meningkatkan silaturahmi budaya dan silaturahmi sesame seniman tradisional,” kata Ida Bagus.
Saat ini sebut Ida, dirinya terus mengadakan keliling budaya mulai dari Ubud Gianyar Bali, Sanggar Tanjung akan langsung berlabung ke Pulau Jawa.
“Yang pertama dikunjungi di pulau Jawa itu yakni Ibu Kota Jakarta, lalu ke Bandung, baru ke Darmaraja, Sumedang. Kemudian kita juga akan mengunjungi Indramayu, Malang dan Kediri, serta beberapa tempat lain di Pulau Jawa,” pungkasnya.
Kepala Bidang Seni pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sumedang, Rochana, mendapat informasi akan adanya pagelaran Seni Budaya Sunda-Bali, pihaknya menyambut baik kegiatan itu. Ia berharap dengan adanya kegiatan berskala Nasional tersebut, budaya Sumedang khususnya kesenian dapat turut terpromosikan.
“Kita sambut baik gelaran budaya itu. Apalagi kita juga kemarin Sanggar Dangiang Jagat pimpinan Drs Kandar dari Kecamatan Pamulihan meraih juara I Tingkat Jawa Baray pada Festival Calung yang diselenggarakan Disparbud Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini akan menambah khasanah budaya kita,” pungkasnya. (ign)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *