Warga terdampak Jatigede sewa tanah hakulah

DAERAH Pilihan Redaksi

Kurang dari seratusan kepala keluarga (KK) terdampak waduk Jatigede masih belum dibongkar rumah tempat tinggalnya. Kebanyakan dari mereka, menurut Kepala Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, menunggu uang santunan dan kerohiman.
“Masih ada seratus KK yang belum dibongkar. Kurang dari seratus, mereka masih nunggu bantuan Rp 122,5 Juta sementara untuk tambahannya dari hasil jerih payah masing-masing,” papar Suyud saat dikonfirmasi SumedangOnline, pagi tadi.
Sementara itu, lebih dari 170 KK sudah mulai pindah dan membangun rumah di tempat relokasi baru, di tanah kas Desa Pakualam
“Ada dua titik, tanah hakulah 6 ha dan yang luasnya 3,8 ha. KK yang sudah masuk dan sudah membuat rumah (itu ada) 170 KK. Mereka menempati tanah kas desa dengan cara di sewa terhadap pemerintah desa. Untuk ke depannya kita berusaha agar bisa dimiliki oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara bantuan provinsi ke Desa Pakualam senilai Rp 7,2 Miliar akan diperuntukan untuk sarana jalan pengaspalan sampai ke wilayah pemupukan. Listrik, masjid, mushola. “Semuanya sudah action, mulai dilaksanakan,” jelasnya.***

Reporter : Iwan Rahmat

Tinggalkan Balasan