Home / OLAHRAGA / Pilihan Redaksi

Wednesday, 18 July 2018 - 01:54 WIB

Pemuda Harus Bergerak Atasi Darurat Sampah

SUMEDANGONLINE, JAKARTA – Sampah menjadi salah satu persoalan besar saat ini, bahkan kondisinya dapat dikatakan sudah mencapai level darurat.  Karena itu, Pemuda Indonesia harus memiliki peran dan kontribusi penting dalam begerak dan menggerakkan komponen masyarakat untuk bersama-sama pemerintah untuk menanggulangi persoalan tersebut.

“Sesuai amanat Presiden Joko Widodo, dalam berbagai kesempatan menyoroti problem pengelolaan sampah di Indonesia, yang masuk dalam kategori darurat. Para Pemuda jangan tinggal diam, bahkan harus jadi penggerak dalam mengaatasi mmasalah sampah,” kata Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Faisal Abdullah saat membuka kegiatan pembekalan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) Tahun 2018 di Wisma Soegondo Djodjopoespito, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (16/7) malam.

Kegiatan yang digelar oleh Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda ini diikuti perwakilan pemuda dari 34 Provinsi. Juga bekerjasama dengan Dinas Pemuda diseluruh Indonesia, PLAN–B (Planet Bikers Indonesia), GGI (Green Generation Indonesia), YFCC (Youth for Climate Change), Greenhope, World Clean Up Day, Pas Murai Ecoplas, dan Komunitas Penggiat Lingkungan.

Faisal menambahkan, sesuai amanat Undang- Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, semua warga negara mempunyai hak dan kewajiban untuk terlibat di pengelolaan sampah. Sehingga pengelolaan sampah merupakan salah satu prioritas pembangunan di Indonesia dan tahun 2020 ditargetkan bahwa Indonesia harus Bebas dari Sampah.

Pembekalan PEPELINGASIH 2018 digelar  2018 digelar  2018 digelar 16 sampai 20 Juli 2018 di Wisma Soegondo Djodjopoespito, Cibubur. Setelah dibekali, mereka akan melakukan kegiatan peduli lingkungan dan penanganan sampah di daerah masing-masing, terutama saat pelaksanaan Kirab Pemuda 2018.

“Kegiatan ini melibatkan pemuda Indonesia untuk memiliki peran dalam memperbaiki kondisi lingkungan sekitar mereka, termasuk dalam penanganan sampah. Peserta pemuda yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 53 putra dan 28 putri,” kata Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda, I Gusti Putu Raka. ***

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Sumedang Jajaki Kerjasama dengan Kota Kawachinagano Jepang

Pilihan Redaksi

Ini Alat Ukur Praktis untuk Pengukur Curah Hujan

Pilihan Redaksi

Paslon Boleh Menambah APK Hingga 150 Persen

Pilihan Redaksi

Jumlah Positif Covid 19 di Sumedang PCR 1 Orang, Rapid Test 11 Orang

OLAHRAGA

Motor Trail Adventure bangkitkan semangat pemuda Sumedang

Pilihan Redaksi

Sumedang Minta Pelebaran Jalan di Exit Tol Cisumdawu

Pilihan Redaksi

Gempa Banten Terasa Hingga Sumedang

Advertorial

Pastikan Validitas Peserta PBI, Kemensos Terbitkan Keputusan Baru