KPU Sumedang Diduga Langgar Kode Etik, Ini Jawaban Hersa

Pilihan Redaksi Politik

SUMEDANG.ONLINE – Acara Evaluasi Tingkat PPS/Kelurahan Se Kabupaten Sumedang di Hotel Khatulistiwa Jatinangor, Senin (13/08/2018) mendapat sorotan dari Bawaslu Kabupaten Sumedang.

Divisi Penindakan dan Pelanggaran pada Bawaslu Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya, menyebutkan pihaknya telah menerima informasi terkait adanya kegiatan KPU Kabupaten Sumedang yang dihadiri bupati Sumedang Terpilih, Dony Ahmad Munir.

“Dan pada kegiatan tersebut ada pemberian materi lainnya. Jika dugaan pelanggaran ini terbukti maka, kami sangat menyayangkan sekali. Dugaan ini bertentangan dengan Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum,” kata Ade Sunarya.

Bahkan jika itu terbukti, hal ini dibisa mencederai netralitas dan integritas selaku penyelenggara Pemilu. “Wajar bilamana ada masyarakat yang mempersoalkan ini, karena tahapan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Sumedang belum selesai hingga dilantiknya Bupati definitip oleh Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri,” tambahnya.

Bawaslu kabupaten Sumedang hingga saat ini masih mempelajari, mengkaji, dan menelusuri dugaan pelanggaran kode etik ini.

Menanggapi dugaan tersebut, Ketua KPU Sumedang Hersa Santosa membenarkan jika pada acara PPS tingkat desa kedatangan Bupati Sumedang Terpilih, Dony Ahmad Munir. Hersa pun tak menampik jika kedatangan Bupati Terpilih memang atas undangan KPU.

“Kehadirannya memang atas undangan KPU, tapi itu pun tidak dengan sengaja Pak Dony datang ke sananya. Karena kan ada undangan yang lain. Karena di sela sela, mungkin sempat ke sana (acara PPS) sehingga beliau menyempatkan diri datang ke Acara PPS di tingkat desa. Sehingga kan tugas-tugas PPS itu, sudah beres,” ungkapnya.

“Dengan kehadiran Pak Dony ke sana, beliau juga mengucapkan terima kasih berjalan dengan baik dan damai, saya kita itu yang disampaikan oleh Pak Dony,” tutupnya. ***

 

Tinggalkan Balasan