Ini yang Akan Dilakukan Dony-Erwan Pasca Dilantik

[DESK =BANDUNG]Setelah dilantik Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir akan langsung melakukan konsolidasi birokrasi. Hal itu untuk menyalaraskan visi misi Doamu-Esa.
”Ya, hal pertama yang akan kita lakukan yaitu konsolidasi birokrasi untuk menyampaikan visi-misi kami, (Doamu-Esa), sehingga nanti setiap SKPD dapat memahaminya dan melarutkan ke dalam rencana strategis serta rencana kerja di masing-masing SKPD,” tutur Bupati Dony.

Dony menginginkan masyarakat tahu, visi misi Doamu-Esa akan dimasukan ke dalam program seratus hari kerja dan langsung akan ada langkah nyata karena visi misi tersebut akan sudah dimulai pada tahun anggaran perubahan 2018 saat ini juga.

”Berkaitan dengan implementasi dari visi misi kami, tentu akan langsung dimasukan ke dalam rencana kerja mulai tahun anggaran perubahan 2018 dan tahun anggaran 2019 tentunya,” tandasnya.

Sementara itu, pascamelantik enam Kepala Daerah, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau RK berharap agar Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota hasil Pilkada serentak 2018, menjadi pemimpin yang mencintai masyarakat.

Lebih dari itu, para Kepala Daerah yang baru saja dia lantik hendaknya menjadi pemimpin yang mampu melayani dan bukan pemimpin yang ingin dilayani rakyat.

”Pesan saya, jadilah pemimpin yang membawa kepemimpinan dan sistem di dalamnya dengan penuh integritas, dan diharapkan juga, lanjut dia, dalam 5 tahun ke depan tidak akan ada lagi kepala daerah khususnya di Jabar yang berurusan hukum.”
Untuk mewujudkan hal tersebut, dikatakannya juga bahwa semuanya harus saling mengingatkan, pandai jaga diri dan menjauhi perbuatan atau tindakan yang dapat menjerumuskan sehingga berdampak hukum.
“Integritas tentunya harga mati, dan harus terus kita jaga bersama,” tuturnya.
Di akhir amanatnya, diingatkan RK bahwasanya menjadi seorang pemimpin itu tidaklah mudah.

”Menjadi pemimpin itu tidak ada yang mudah. Untuk itu pada semua kepala daerah agar dapat menjaga lisan. Apa yang kita katakan harus dipikirkan matang. Begitu pula ketika dalam bertindak,” tuturnya.
Kekuasaan hanyalah kendaraan, dan bukan tujuan, kata dia, melainkan sebagai sarana kebaikan guna membawa kebaikan bagi masyarakat.
”Ambilah keputusan yang positif karena kualitas pemimpin pun salah satunya akan dilihat dari setiap keputusan yang diambil,” pungkasnya. (iwan)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *