Angka Kemiskinan Lampaui Jabar, Bupati Sumedang Minta Semua Komponen Serius

SUMEDANG.ONLINE — Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang. Secara eksiting Sumedang berada pada angka 9,79 persen melampaui angka rerata kemiskinan di Jawa Barat yang mencapai 9,76.

Karena itu dia menekankan agar ada bentuk keseriusan dari berbagai pihak untuk dapat mengentaskan kemiskinan di Kota Tahu. ”Pada RPJMD Kabupaten Sumedang tahun 2018-2019, telah ditetapkan target kinerja penurunan angka kemiskinan progresif, yakni 0,8 persen setiap tahunnya, minimal menjadi 5,76 persen pada tahun 2023 mendatang. Karena itulah dalam rangka mengonsolidasikan seluruh komponen daerah serta mendayagunakan potensi daerah,” ungkap Dony saat Upacara Puncak Peringatan Hari Jadi ke-441 Tahun 2019 di Alun-alun Kabupaten Sumedang, Sabtu (20/04/2019) pagi

Hal itu sebut dia selaras dengan tema Hari Jadi Sumedang ke 441 ini adalah “Kolaborasi Menuju Sumedang Simpati, Mengentaskan kemiskinan Dan Memberdayakan UMKM”.

Meski masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang, dirinya pun mengapresiasi jajaran Pemerintahan Kabupaten Sumedang serta segenap komponen daerah, yang selama ini telah bekerja keras dan bersinergi melalui pola Pentahelix, yakni sebuah skema kolaborasi antara elemen pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media.

“Hasil dari kerja keras selama ini, kita telah berhasil meraih berbagai capaian positif, antara lain keberhasilan pemerintah Kabupaten Sumedang dalam meraih pengharagaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai apresiasi atas partisipasi program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD). Ini meruapakn kado istimewa bagi Hari Jadi Sumedang ke 441, yang mudah-mudahan menjadikan kita lebih semangat dalam bekerja, sekaligus sebagai salah satu ikhtiar dalam rangka mengurangi tingkat kemiskinan di Sumedang,” ungkapnya. (fitri)

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK