10 Orang Keracunan Kopi Cleng dan Jantan, Dinkes: Masyarakat Harus Jeli

KESEHATAN Pilihan Redaksi

SUMEDANG.ONLINE — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang merespon cepat adanya kasus keracunan terhadap sepuluh warga Sumedang yang diduga keracunan dua merek kopi yang berbahan kimia berbahaya. Kedua merek kopi itu yakni Cleng dan Jantan.

Sebelumnya pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, memastikan jika kedua produk tersebut illegal dan tidak layak edar. Hal itu diperkuat dengan palsunya nomor edar dan nomor PIRT yang berada pada kemasan produk kopi Cleng dan Jantan.

“Terkait dengan adanya kejadian keracunan ini, pihak Dinas Kesehatan telah melakukan beberapa kegiatan. Kita berkoordinasi lintas sector dan program. Lintas Sektor kita sudah dengan rumah sakit, sudah dengan BPOM bahkan dengan kepolisian dan Kodim serta Disperindag baru akan kita lakukan,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Reny K Anton.

Dikatakan dia dari sisi lintas program pihaknya bekerjasama dengan Kesling, Promkes, Seksi Farmasi dan Yankes telah bergerak untuk menindaklanjuti dan melakukan satu gerakan secara massif ke lapangan agar tidak terjadi lagi, tidak menambah banyak korban.

“Saran kami dari Dinkes Kabupaten Sumedang adalah bahwa masyarakat harus lebih jeli dalam memilih minuman dan makanan. Bukan hanya sekadar melihat expire date nya kapan tetapi izin edarnya, seperti dalam kasus ini izin edarnya sudah ada yang dicabut dan sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Masyarakat harus lebih berhati-hati lagi demi menjaga kesehatannya,” ungkapnya.(UYA SUHAYA)

Tinggalkan Balasan