Pemda Sumedang Bidik dalam Lima Tahun Angka Stunting Turun

KESEHATAN Pilihan Redaksi

SUMEDANG.ONLINE – Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan permasalahan berkaitan dengan stunting dapat turun dalam lima tahun ke depan. Mereka menargetkan setiap tahunnya dapat turun 0,8 persen, apalagi saat ini masalah stunting di Sumedang masih terbilang tinggi dibandingkan angka di Provinsi Jawa Barat maupun secara Nasional.

“Ini dalam rangka workshop penanganan stunting di era 4.0. Karena kita pahami, bahwa potret stunting di Kabupaten Sumedang di bawah standar provinsi dan Nasional. Bahwa posisi kita adalah di 3,2 persen. Jadi ini dalam rangka mengakselerasi penurunan stunting sehingga ada percepatan dengan adanya akselarasi ini,” kata Kabid Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencananaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPPPEDA) Kabupaten Sumedang, Cucu Nurpirman, usai acara berlangsung di Gedung Negara, Rabu (18/9).

Karena itu sebut dia, untuk percepatan akselerasi tersebut pihaknya menggandeng unsur akademis dan dari Kementerian Kominfo sebagai narasumber dalam kegiatan yang dihadiri para SKPD dan Praktisi Kesehatan se Kabupaten Sumedang itu.

”Jadi mudah mudahan data exsiting sekarang, yaitu berdasarkan bulan kunjungan penimbangan balita 2018 ini, menjadi tolok ukur sementara. Untuk akhirnya nanti ada secara progress dalam jangka lima tahun menuju penurunan kondsisi stunting yang ada di Sumedang,” harapnya.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir berharap target penurunan stunting di Kabupaten Sumedang dapat tercapai karena dilakukan secara berkolaborasi menggunakan teknologi informasi. Hal itu karena diakui Bupati, saat ini gizi buruk dan stunting di Kabupaten Sumedang masih terbilang tinggi.

“Bahkan Sumedang berada di atas rata-rata Jawa Barat dan di atas rata-rata Nasional, IPM kita. Padahal di Sumedang ada Unpad, ada ITB, ada IPDN, ada IKOPIN dan ada kita Pemerintah, tapi stuntingnya tinggi. Untuk itulah kita keroyok Bersama-sama,” jelasnya. (IWAN RAHMAT)

Tinggalkan Balasan