Pesta Kembang Api Gagal di Jatigede, Ini Penjelasan Humas Pemda Sumedang

KABAR DARI GEDUNG NEGARA Pilihan Redaksi

SUMEDANG.ONLINE – Bupati Sumedang melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda, H. Asep Tatang Sujana, memberikan klarifikasi berkaitan dengan gagalnya rencanya pesta kembang api di sekitar Waduk Jatigede.

Dalam siaran persnya, kemungkinan besar perayaan malam pergantian tahun 2019 ke 2020 akan digeser ke wilayah kota. Meski demikian, penampilan Tari Umbul Kolosal beserta pegelaran kesenian lainnya tetap akan dilangsungkan di wilayah Satker Jatigede dari pagi sampai siang.

“Memang sebelumnya, rencananya seperti itu (ada pesta kembang api di Waduk Jatigede). Namun hasil rapat dengan pihak yang berwenang (aparat keamanan) tidak diizinkan,” ujar Kabag Humpro Setda H Asep Tatang Sujana usai mengikuti Rapat Persiapan Pagelaran Tari Umbul Kolosal dan Pergantian Tahun Baru di Aula PKK, Sabtu, 28 Desember 2019.

Sebelumnya diberitakan, acara penampilan Tari Umbul Kolosal yang melibatkan 5.555 penari akan dirangkaikan dengan Pesta Kembang Api untuk menyambut Tahun Baru 2020 dan dinyalakan dari tengah-tengah waduk sehingga terlihat dari sekeliling Bendungan Jatigede.

Dikatakan Asep, alasan tidak diizinkannya pesta kembang api di Waduk Jatigede adalah pertimbangan faktor keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung.

“Situasinya kan malam hari. Apalagi fasilitas penerangan di sekeliling Waduk Jatigede masih minim. Jadi rawan,” tuturnya.

Sebagai solusinya, lanjut Kabag, lokasi acara akan dipindahkan ke wilayah kota.  “Pesta kembang api akan tetap berlangsung. Tapi tempatnya digeser ke kota. Ada dua alternatif. Bisa di Kampung Toga atau ke Pacuan Kuda Sindangraja,” ucapnya. **HUMAS PEMDA SUMEDANG***

Tinggalkan Balasan