Banjir Lumpur Berulang, Camat: Pengembang Tak Cepat Tanggap

SUMEDANG.ONLINE – Camat Sumedang Utara, Dikdik Syeh Rizki, mengaku prihatin dengan kembali terjadinya banjir lumpur di Jalan Terusan Sebelas April (Jalan Provinsi Sumedang-Wado), Selasa 21 Januari 2020. Banjir tersebut imbas dari pembangunan perumahan Rancamulya Residence.

Selain itu pihaknya juga menyayangkan sikap pengembang perumahan Rancamulya Residence yang seolah tidak cepat tanggap atas kejadian tersebut. Padahal sebelumnya pada rapat pasca kejadian serupa beberapa waktu lalu, pihak pengembang telah sepakat akan menyiapkan segala sesuatunya apabila terjadi longsor di kawasan itu.

“Pada kejadian sekarang. Sangat prihatin sekali dengan sikap pengembang yang tidak cepat tanggap, kurang respon, dan tidak reaktif di dalam menyikapi kejadian ini. Padahal pada waktu ada rapat menyikapi penanggulangan setelah kejadian yang pertama. Sudah sepakat, bahwa pengembang akan menyiapkan segalanya, apabila terjadi lagi bencana longsor. Tapi kenyataannya di lapangan, justru yang sibuk ini malah dari pemerintah Kabupaten Sumedang,” ujar Dikdik saat melakukan peninjauan lapangan, Selasa, 21 Januari 2020.

Lebih lanjut sebut dia, meski ada alat berat di lapangan yang digunakan pengembang namun tak diaktifkan. “Terus dulu waktu kesepakatan, akan menyiapkan peralatan kecil supaya kejadian ini. Kalau terjadi lagi, itu bisa cepat ditangani ternyata sekarang masih menggunakan manual. Nah untuk itu, saya pun memohon kepada pengembang ke depannya agar menyikapi proyek ini dengan serius. Karena pada waktu itu ada kesepakatan bersama. Kalau memang ini tidak ada sikap yang serius, pada waktu itu kami beserta para kepala SKPD, cuman pada waktu itu sangat disayangkan PU dan DLH tidak hadir. Sehingga pada waktu itu kurang dua SKPD, perizinan hadir. Kata perizinan kalau memang ini tidak ada sikap yang serius dari pengembang, karena ada UU atau Perda, ini izinnya bisa ditutup. Kalau memang tidak ada keseriusan bagi pengembang,” bebernya. ***FITRI***

Tampilkan Selanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *