TPT SD Peusar Longsor, Siswa Belajar di Rumah

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG.ONLINE – Tembok Penahan Tanah (TPT) di SD Peusar, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, mengalami longsor setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan itu pada Senin, 27 Januari 2020 sekira pukul 16.30 WIB.

Panjangan longsoran sekira 20 meter dengan tinggi 8 meter, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta.

“Bahwa penyebab kejadian longsor tersebut diakibat dampak curah hujan yang tinggi dan tanah yang labil mengakibatkan tanah longsor,” ujar Serka Kaharudin selaku Babinsa Desa Baginda.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir langsung meninjau lokasi TPT yang longsor tersebut. Dikatakan dia, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas PUPR , BPBD dan pihak lainnya.

“Pascalongsor dilakukan operasi pembersihan material longsor. Tidak ada korban luka maupun jiwa,” ujar Dony.

Sementara untuk aktivitas belajar mengajar, untuk sementara para pelajar di SDN Peusar belajar di rumah. ”Hari ini digelar rakor dan dipertimbangkan apakah sekolah aman untuk proses belajar mengajar (PBM) atau untuk sementara PBM dipindah ke tempat lain. Dalam waktu dekat Pemkab Sumedang akan segera memperbaiki kerusakan akibat bencana,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin membenarkan jika untuk aktivitas belajar mengajar untuk hari ini diliburkan, sambil pihaknya menunggu langkah-langkah antisipasi untuk menjaga hal yang tidak diinginkan. “Kemungkinan satu atau dua hari akan diliburkan, karena kita akan ada kajian terlebih dahulu,” ujar Agus. **IWAN RAHMAT**

Tinggalkan Balasan