Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Ayi Rusmana

 ISTIMEWA
Kepala Badan Penaggulangan Bencana : Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Ayi Rusmana

BPBD Sumedang: Terdapat 47 Titik Bencana Hingga Awal Februari

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG.ONLINE, BPBD (13/2/2020) – Banjir dan pergerakan tanah masih mendominiasi kejadian bencana di Kabupaten Sumdang. Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Ayi Rusmana, bahkan menyebutkan selama musim hujan dari Januari 2020 hingga Februari ini telah terjadi sedikitnya 47 titik bencana alam di Kabupaten Sumedang.

”Ya, dari bulan Januari sampai dengan hari kemarin 47 titik terjadi beberapa kejadian bencana. Khususnya pergerakan tanah longsor, banjir lumpur terutama, akibat dari curah hujan yang cukup tinggi selama bulan Januari-Februari, diprediksi sampai dengan awal maret BMKG diinformasikan masih terjadi adanya hujan,” kata Ayi saat dikonfirmasi SUMEDANG ONLINE, Kamis, 13 Februari 2020.

Lebih lanjut Ayi menyebutkan terdapat 136 titik rawan bencana di Kabupaten Sumedang yang tersebar di beberapa kecamatan dan desa. “Sesuai dengan imbauan Pak Bupati harus segera dilaksanakan upaya-upaya mitigasi pencegahan, kesiapsiagaan dengan gerakan kebersihan. Ini merupakan upaya-upaya dari pemerintah daerah yang untuk segera melakukan upaya upaya, karena masalah banjir bukan masalah pemerintah semata tapi semua stake holder masyarakat dunia usaha media harus terlibat di dalam penanggulangan bencana ini,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat Sumedang lebih waspada, karena potensi hujan menurut BMKG masih akan berlangsung hingga Maret 2020 ini.

“Meningkatkan kewaspadaan terutama di daerah titik-titik rawan banjir, rawan longsor untuk dapat meningkatkan kewaspadaan kesiap siagaannya dan melakukan berbagai upaya-upaya pencegahan dan mitigasi terutama di daerah-daerah yang inprasutrukturnya kurang bagus,” jelasnya. **SUHAYA**

Tinggalkan Balasan