[PANDEMIK CORONA] Warga Sumedang Diimbau untuk Tak Mudik Dulu

SUMEDANG.ONLINE, GEDUNG NEGARA – Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, mengimbau agar warga Sumedang tak berpergian dahulu selama status Pandemik Corona. Termasuk warga Sumedang yang berada di luar Sumedang, untuk tak melakukan mudik terlebih dahulu. Imbauan ini sebagai salahsatu upaya antisipasi pencegahan, penyebaran virus corona di Sumedang

“Dimohon jangan mudik dulu ke Sumedang karena sumber pandemik di Indonesia itu mayoritas ada di Jakarta,” kata Dony Ahmad Munir.

Sementara apabila ada warga yang keukeuh mudik sebelum dilaksanakan rapid tes, maka akan berpotensi sebagai Orang dalam Pemantauan (ODP).

Sebagai informasi terjadi lonjakan angka ODP di Sumedang karena warga yang berada di luar Sumedang memaksakan untuk pulang ke Sumedang. ODP Berisiko, yaitu orang yang datang dari wilayah yang terkonfirmasi Covid-19 tapi tidak ada gejala sebanyak 1.702 orang. Sementara ODP Bergejala yaitu orang yang datang dari wilayah terkonfirmasi Covid-19 dan ada gejala sebanyak 157 orang

“Lonjakan ODP Berisiko terjadi karena teridentifikasi adanya warga di beberapa kecamatan yang paling banyak Kec. Cisarua, Kec. Cibugel, Kec. Jatinunggal, Kec. Ujungjaya, Kec. Tomo, Kec. Paseh yang bermata pencaharian di Jakarta, luar kota pulang kampung. Saat ini warga dimaksud agar melakukan pemantauan secara mandiri dan membatasi interaksi sosia luntuk jangka waktu

14 hari ke depan. Apabila ada keluhan seperti demam, batuk, sakit tenggorokan agar berkunjung ke fasilitas kesehatan terdekat,” tandasnya. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK