Banprov Ujug-Ujug Datang, Warga Sempat Minta Ditolak

SUMEDANG.ONLINE – Warga Dusun Badama, Desa Cimuja, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, sempat mengusulkan untuk menolak bantuan dari Provinsi yang disalurkan oleh PT POS Indonesia. Mereka kecewa lantaran bantuan hanya diperuntukkan untuk 11 penerima dan tiga diantaranya sudah meninggal dunia.

Menanggapi hal ini Sekretaris Desa Cimuja, Lukman Hakim meluruskan hal itu, menurutnya bukan penolakan atas bantuan dari Provinsi tetapi pemendingan sementara agar tak menimbulkan masalah baru.

”Daripada menjadi masalah. Untuk sementara mah jangan dulu diterima. Jadi bukan ditolak bantuan, cuman daripada menimbulkan keresahan yang lainnya dipending dulu. Sampai dengan data ini betul-betul akurat,” ujar Lukman Hakim pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya.

Menurut dia, wajar warganya bereaksi demikian karena mereka dijejali informasi dari Pusat sebelum akhirnya terkoreksi sendiri, jika bantuan diberikan untuk terdampak Covid-19. Termasuk juga para pendatang.

”Masyarakat terlanjur menerima informasi dari pusat melalui media dan lainnya. Jadi pada dasarnya, yang menjadi alasan kemarin itu, semua warga yang terdampak dampak bantuan termasuk warga di luar, anu ayeuna baralik ka lembur. Padahal ternyata tidak seperti itu,” imbuhnya.

Alasan lain dari penolakkan warga itu, karena data yang diberikan pihak PT POS tidak identik dengan yang diusulkan bahkan telah diverifikasi pihak RT/RW. Selain itu dari 11 penerima yang terdata, 3 diantaranya ternyata telah meninggal dunia.

”Yang menjadi kekecewaan warga itu. Data yang kemarin diterima itu, tidak sesuai dengan harapan warga. Diantaranya ada yang sudah meninggal sebanyak 3 orang. Data itu sendiri bukan usulan dari RT/RW yang selama ini diverifikasi RT RW. Ujug ujug datang, jadi warga merasa kok seperti ini kan kumaha proses na. Sehingga nu meninggal teh masih menerima bantuan,” jelas dia. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK