CV PDHR Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Desa Jayamekar

SUMEDANG.ONLINE, CIBUGEL – Relawan CV PDHR dibantu, kepala desa, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Cibugel dan warga Desa Jaya Mekar memberikan masker gratis pada masyarakat yang melintas Jalan Desa Jaya Mekar, Ahad, 5 April 2020.

Tak hanya itu sebagian dari mereka pun ada yang melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah, sarana ibadah dan tempat fasiltas umum dan sosial lainnya.

Menurut Pimpinan Umum CV PDHR, Nana Suryana, kegiatan sosial yang mereka lakukan merupakan bagian untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid 19 di Kecamatan Cibugel. Apalagi sebut dia, Cibugel merupakan daerah yang jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) tinggi di Kabupaten Sumedang.

“Alhamdulillah semua elemen bersinergis dalam kegiatan kali ini sehingga dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan Relawan CV PDHR dibantu oleh relawan-relawan desa-desa yang ada di Kecamatan Cibugel dan Muspika. Kegiatannya berupa penyemprotan, bagi-bagi masker dan mengaktifkan listrik gratis,” ujar Pimpinan Umum CV PDHR, Nana Suryana.

Pada kesempatan itu pun Nana berharap pada rekan-rekannya yang bekerja di wilayah zona merah agar tidak pulang terlebih dahulu ke Cibugel. Jika pun harus terpaksa pulang mereka harus segera melapor ke Ketua RT/RW, Kepala Dusun, Kader Posyandu, dan Perangkat Desa yang ada di lingkungan desanya masing-masing.

“Kegiatan ini bukan hanya dilakukan di Desa Jayamekar saja tetapi juga disemua desa yang ada di Kecamatan Cibugel, termasuk besok (Senin, 6 April 2020) akan dilaksanakan di Desa Cibugel,” ungkap dia.

Menanggapi kegiatan ini Kepala Desa Jaya Mekar, Idi Kusnadi, memberikan apresiasi terhadap kiprah CV PDHR. Dikatakan dia, seiring berkembangnya penyebaran virus corona di Kabupaten Sumedang, dan telah dikeluarkannya Surat Edaran Bupati Sumedang mengenai pencegahan penularan virus tersebut pemerintah Desa Jayamekar responsif melaksanakan kegiatan pencegahan.

“Setelah ada edaran mulai tanggal 16 Maret sekolah belajar dari rumah dan bekerja dari rumah, maka pemdes melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Setelah kurang  lebih 4 hari mengumpulkan informasi. Pada tanggal 20 maret melaksanakan rapat koordinasi dengan BPD, mengenai pencegahan dan dana yang dipakai, segaligus membentuk satgas penanggulangan covid 19 di ketuai oleh kasi pelayanan, langsung membuat program kerja, yang meliputi sosialisasi dan edukasi, penyemprotan tempat umum, sarana pendidikan, sarana ibadah, dan sarana kesehatan,” ujar Idi.

Selain itu para Satgas itu pun melakukan pendataan warga yang masuk ke Jayamekar terutama mereka yang berasal dari kota/zona merah.  “Kegiatan itu berjalan lancar, dengan anggaran Rp2 juta, setiap mesjid jami diberikan handsanitizer, disinfektan, serta edukasi jumatan tetap berjalan dengan jaga jarak,” ungkap dia.  (DEDI)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *