Garut Lakukan Penjagaan di Enam Titik Tapal Batas

  • Terbit Selasa, 7 April 2020 - 13:13 WIB
  • Nasional
  • REPORTER: Admin
  • EDITOR: Admin

SUMEDANG.ONLINE, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melakukan antipasi panyebaran Corona

Virus (Covid-19) di Enam titik perbatasan. Salahsatunya seperti terlihat di Kecamatan Kadungora, petugas gabungan melakukan pemeriksaan semua kendaraan yang masuk ke Garut.

Camat Kadungora, Dudung, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan intruksi Bupati Garut untuk melakukan optimalisasi penjagaan di Enam titik tapal batas. Ke-enam titik itu yakni di Kadungora, Talegong, Caringin, Cibalong,Cilawu dan Malangbong.

“Dan ketika berbicara intensitas dari arus zona merah Kecamatan Kadungora jelas yang paling tinggi. Dikarenakan, Kecamatan Kadungora adalah pintu gerbang di beberapa kabupaten kota bahkan Jakarta, walaupun Malangbong Jalan Nasional tapi sifatnya hanya lintasan. Maka tidak heran kalau kita selalu dibantu oleh Kapolres dan Kodim selalu memantau wilayah kami pintu gerbang utama,” ujar Dudung pada Reporter SUMEDANG ONLINE, Selasa, 7 April 2020.

Lebih lanjut Camat menyebutkan sudah hampir dua pekan pihaknya melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi para pengendara dari arah Bandung dan sekitarnya.

“Kegiatan ini diawali langsung oleh Bupati, Kapolres dan Dandim dan seluruh unsur Muspida yakni untuk penyekatan Penyebaran Covid 19. Kegiatan ini khusus menjaring bagi para pemudik yang dari luar daerah, awalnya kita cenderung dari wilayah Jabodetabek. Sehingga setelah kita tahu kalau wilayah kita sudah di kepung Oleh zona merah, seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat kita periksa dulu kesehatanya. Dan apabila ada pengendara yang suhu tubuhnya tinggi di atas 38 maka kami langsung orang tersebut di periksa di puskesmas dan kita data alamat lengkapnya,” jelas dia.

Giat berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB di dilanjutkan nanti pukul 15.00 hingga 17.00 WIB

Alhamdulillah sejauh ini aman tidak ada masalah apapun apalagi sampai yang terjangkit Civid-19 dari para pemudik. Namun ternyata efektik ya para pemudik itu malam hari maka kami mulai lagi jam 19.00-22.00 WIB, karena di luar daerah juga melakukan pembatasan jadi sekarang kendaran mulai berkurang,” jelas dia.

Sementara sebut dia, untuk wilayah Kecamatan Kadungora tingkat kesukitanya yakni pendataan para pendatang walaupun kita sudah berkordinasi sampai tingkat RT.Untuk data komulatif pihaknya sudah ada meskipun para pendatang tidak statis tapi dinamis. “Dan alhamdulillah wilayah kami aman. Semoga saja wabah ini cepat berakhir serta kita semua  dapat bersabar menghadapi semua ini dan selalu ikuti petunjuk dari pemerintah,” pungkas dia. *ACENG*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK