Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solahudin dalam Jumpa Pers di Gedung Negara, Selasa, 7 April 2020.

 Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solahudin
Direktur RSUD Sumedang, Aceng : Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solahudin dalam Jumpa Pers di Gedung Negara, Selasa, 7 April 2020.

Hingga 7 April, Sudah 903 Orang Di Rapid Tes Dinkes Sumedang

SUMEDANG

SUMEDANG.ONLINE, GEDUNG NEGARA – Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang telah melakukan Rapid Test sebanyak 903 orang. Sementara sebanyak 38 orang rapid test ulang.

“Jumlah total yang diduga terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test menjadi berjumlah 17 orang. Kepada yang bersangkutan akan segera dilaksanakan tes SWAB menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), untuk memastikan positif atau tidaknya,” ujar Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solahudin dalam Jumpa Pers di Gedung Negara, Selasa, 7 April 2020.

Lebih lanjut dia menyebutkan, terhadap semua ODP yang telah melakukan Rapid Test tetap diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya masing-masing dan akan dilakukan

Rapid Test ulang 10 hari kemudian.

Sementara itu dua warga Sumedang dilaporkan terindentifikasi positif Covid-19 setelah hasil Polymerase Chain Reaction (SWAB) positif. Seorang sebelumnya berasal dari Kecamatan Sumedang Selatan dan menambah seorang lagi dari Kecamatan Darmaraja.

“Setelah sebelumnya tepatnya pada bulan Maret 2020 terdapat Satu orang yang teridentifikasi

positif Covid-19 asal Kecamatan Sumedang Selatan, sekarang terdapat penambahan sebanyak 1 orang yang teridentifikasi positif Covid-19 dari PDP asal Kecamatan Darmaraja sehingga saat ini terdapat 2 orang yang teridentifikasi positif Covid-19. Kedua orang dimaksud tengah diisolasi di RSUD Kabupaten

Sumedang,” imbuhnya.

Selain itu ada Positif Rapid Test (Diduga Covid-19) sebanyak 17 orang, terdiri dari 6 orang hasil

pemeriksaan Rapid Test di lingkungan PT. Kahatex, 4 orang dari IPDN dan 7 orang dari RSUD. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) : 19 orang dari total 35 PDP yang 16 diantaranya telah pulang.

“Dibanding hari kemarin, terdapat penambahan 4 orang PDP dengan hasil Rapid Test Positif. Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 318 orang dari total 636 ODP yang 318 orang diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan. Orang Dalam Risiko (ODR) : 16.949 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) : 67 orang,” ungkapnya. *IWAN RAHMAT*

Tinggalkan Balasan