Kades Minta Warga Tak Terima Bantuan untuk Legowo

SUMEDANG.ONLINE – Pemerintah Desa masih menunggu kuota dari Provinsi Jawa Barat, sementara untuk Kabupaten dan Kementerian Sosial dikatakan Kepala Desa Margalaksana, Andre Y Mohtar, kuotanya sudah keluar. Setelah itu sebut Andre pihaknya tinggal mengalokasikan dana untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

“Sementara kuota dari Kabupaten sudah ada keluarnya berapa, dari Kemensos juga sudah ada. Tinggal kita menunggu dari Provinsi, sama dari BLT. BLT Dana Desa itu jadi pengunci terakhir nanti. Istilah pengunci berapa sisa dari kabupaten, provinsi dan pusat. Nah mudah-mudahan dari BLT Dana Desa ini bisa menutup. Mudah-mudahan. Kalaupun tidak menutup, tidak mendapatkan. Ada dari dapur umum yang telah disiapkan,” ujar Andre pada SUMEDANG ONLINE. Kamis, 24 April 2020.

Karena itu dia berharap semua elemen dapat bersatu, termasuk juga masyarakat untuk bersama-sama membantu Pemerintah. Sehingga tidak menimbulkan gejolak dimasyarakat. Andre pun berharap masyarakat yang tidak menerima bantuan agar legowo.

”Siapa lah yang mau adanya bencana ini, wabah ini. Tapi kita juga harus memverifikasi mana yang berhak dan tidak. Mengingat, jujur anggaran dari Pemerintah dan Desa juga terbatas. Jadi saya berharap ada kelegowoan, kalau memang tidak mendapatkan. Nanti kita berupaya seperti apa formulasi untuk bisa mendapatkannya,” jelasnya.

Sementara untuk bantuan Dapur Umum dalam Program Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu). Andre mengatakan Margalaksana telah mendapatkan bantuan berupa beras sebanyak 1 kuintal, dan uang tunai sebesar Rp2,5 juta. Program Gasibu itu nantinya dapat mengcover mereka yang tidak terakomodir dalam bantuan yang diberikan pemerintah dari 9 pintu bantuan yang sudah disiapkan.

“Sehingga tidak ada yang kelaparan, kalau kata bupati mah,” pungkasnya. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK