Masuk JPS, Baznas Sumedang Persiapkan Bantuan untuk Misbar

  • Terbit Selasa, 21 April 2020 - 10:32 WIB
  • SUMEDANG
  • REPORTER: Admin
  • EDITOR: Admin

SUMEDANG.ONLINE – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang akan andil dalam penanganan dampak sosial dari Pandemic Coronavirus Disease (Covid-19) terutama mereka yang masuk dalam miskin baru (Misbar). Apalagi sebut, Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Nafas, Baznas telah masuk dalam Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Kabupaten Sumedang.

Karenanya sebut Ayi pihaknya kerap melakukan koordinasi dengan Pemerintah daerah agar bantuan yang diberikan nantinya tidak double penerima.

“Donasi yang kita gunakan untuk kepentingan kemanusiaan, nanti untuk fakir-miskinnya dicover dengan zakat. Karena tidak semua bantuan kemanusiaan dapat dicover dengan zakat. Kita memiliki akun rekening yang berbeda. Ada rekening Covid, ada rekening zakat. Nanti yang sifatnya tidak boleh oleh dana zakat itu menggunakan dari jaring COvid. Seperti kemarin pengadaan masker, disinfektan, cuci tangan itu dari dana Covid,” jelas Ayi pada SUMEDANG ONLINE di Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang. Selasa, 21 April 2020.

Bahkan termasuk guru ngaji, fakir miskin telah dialokasikan mendapatkan bantuan dari dana zakat. Apalagi sebut dia, pihaknya menargetkan mendapatkan pemasukan dari Zakat Fitrah sebesar Rp25 miliar.

“Apalagi sekarang momentum zakat Fitrah logikanya Rp25 miliar itukan pendistribusiannya 65 persen untuk fakir miskin dan itu harus habis dibagikan seluruhnya sebelum hari raya. Makanya kita ada kebijakan penghimpunan dana zakat dimajukan, nanti kita bergerak di pertengahan bulan Ramadan nanti menjelang akhir kita bagikan. Mudah-mudahan ini bisa membantu lah mengatasi dampak sosial di Kabupaten Sumedang ini,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK