PSBB di Sumedang, Dewan: Apakah Persedian Pangan Sudah Siap?

  • Terbit Minggu, 19 April 2020 - 02:58 WIB
  • SUMEDANG
  • REPORTER: Admin
  • EDITOR: Admin

SUMEDANG.ONLINE – Wakil Ketua DPRD Sumedang, Titus Diah, menyoroti berkaitan dengan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam hal penyediaan kebutuhan pokok masyarakat Sumedang pada saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilaksanakan pada 22 April, mendatang.

Titus yang juga Ketua Umum Asosiasi UMKM Sumedang itu pun menyebutkan di DKI Jakarta saja sebelum pemberlakuan PSBB, mereka telah mempersiapkan stok pangan yang dibutuhkan selama sebulan sebelum pelaksanaan PSBB.

“Kalau diberlakukan PSBB untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang. Artinya kesiapan bahan pangan, bahan pokok, kayak sembako itu kan harus dipersiapkan. Nah hari ini apakah ketersediaan pangan tersebut sudah siap?” tanya Titus Diah pada SUMEDANG ONLINE, Sabtu, 18 April 2020.

Sementara berdasarkan informasi yang dia terima di Bulog dan Indag. Saat ini berdasarkan resi Gudang Bulog hanya tersedia beras dan kacang kedelai.

“Karena kalau kemarin di Bulog di Indag, yang kemudian di resi Gudang itu hanya tersedia beras dan kacang kedelai. Bahkan kacang kedelai baru ada persiapan 60 ton sementara yang dibutuhkan 200 ton. Dan itu pun beralih fungsi dari yang awalnya pedagang pedagang tahu. Nah, itu sekarnag diusahakan membuat tahu kuning yang dibutuhkan oleh ibu-ibu rumah tangga,” bebernya.

Selain itu lanjut dia, ketersediaan seperti susu, minyak, gula apakah pemerintah sudah siap menyediakan sarana tersebut, bahan pangan, bahan pokok tersebut. “Jadi saya kira ini juga perlu pemikiran yang betulbetul kita persiapan. Apalagi dengan kondisi hari ini toko-toko banyak yang tutup kemudian grosir-grosir banyak ketersediaan banyak berkurang. Bahkan kemarin Indag lagi mendata melalui UMKM. Indag sedang mendata dimana saja ada grosir yang menyiapkan seperti telur, daging ayam, gula, minyak dan sebagai. Itu juga lagi pendataan di Indag sendiri,” tutupnya. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK