PSBB Ditetapkan, Bupati Sumedang: Jangan Ada Warga yang Kelaparan

SUMEDANG.ONLINE – Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir memastikan akan melakukan pemenuhan kebutuhan sembilan bahan pokok ketika masyarakat Sumedang diminta tinggal di rumah akibat Pandemic Covid-19.

“Mendahulukan keselamatan jiwa manusia. Perbaikan ekonomi dihidupkan lagi setelah Covid-19 selesai. Prinsipnya jangan sampai ada warga Sumedang yang kelaparan dan tidak bisa makan di tengah pandemi Covid ini,” tandas Dony seperti dilansir laman resmi Pemkab Sumedang, Jumat, 17 April 2020.

Disinggung kapan bantuan tersebut akan disalurkan, Dony mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan validasi data.

“Data valid langsung pembagian sembako. Bantuan harus sampai kepada yang berhak terutama yang miskin dan yang terdampak Covid- 19. Pemerintah Daerah sudah menghitung ketersediaan dan kebutuhan pangan mulai Bulan April sampai dengan Bulan Mei 2020. Ketahanan pangan cukup sampai 7 bulan ke depan,” jelasnya.

Untuk kebutuhan opersional jaring pengaman sosial tersebut, Pemkab Sumedang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 89 miliar lebih. Sekitar Rp 50 miliar diantaranya dari belanja tidak tersangka, untuk penanganan kesehatan, JPS dan untuk dampak ekonominya. Sedangkan sekitar Rp 30 miliar lebih kepada refocusing kegiatannya yang posnya tetap ada pada setiap SKPD.

Lanjut dia, untuk pengamanan saat PSBB diberlakukan. Pihaknya bersama Forkopimda sudah melakukan beberapa skenario untuk menghadapi pandemik ini, termasuk saat diberlakukan PSBB.

“Sebelumnya telah dicoba pula menerapkan Karantina Wilayah Parsial, Optimalisasi Pembatasan Sosial, Patroli Kewilayahan efektif telah dilakukan dalam setiap jenjang. Semua yang tergabung ke dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang senantiasa saling mendukung sehingga dari sisi keamanan sangat kondusif,” pungkas dia. *VERA/SUMEDANGKAB/FITRI*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK