Ridwan Kamil: Jangan Sampe Ada Mayarakat Sumedang Kelaparan

SUMEDANG.ONLINE – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menegaskan jangan sampai ada masyarakat Jawa Barat yang ada di Tanah Sumedang, kelaparan akibat Pandemic Covid-19.

Karena itu sebut dia, pemerintah telah membuat sembilan pintu pertolongan. Satu diantaranya dari Bantuan Sosial Langsung Tunai dan Non Tunai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kementerian Kesehatan memberikan kesempatan Tujuh hari untuk meperbaiki data. Jadi kalau ada data-data yang kurang, terlewat. Masih ada 7 hari, masih terlewat juga bisa lapor diaduan Pikobar, melalui aplikasi. Tidak boleh ada warga Jawa Barat yang kelaparan. Tidak boleh ada warga yang kelaparan di tanah Sumedang. Insyaallah semua dilakukan. Dan saya imbau masyarakat juga melakukan solidaritas sosial tidak hanya pemerintah yang membantu. Karena Covid ini masalah bersama. Dengan kebersamanan masalah covid ini selesai,” ujar Ridwan Kamil saat Memberikan Bantuan Sosial Langsung Tunai dan Non Tunai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS), bertempat di Kantor Pos Sumedang. Sabtu, 18 April 2020.

Pada kesempatan itu pun dia menyebutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilakukan secara keseluruhan, tidak parsial.

“Ya Sumedang bagian dari Bandung Raya, khsusunya kecamatan yang berdempetan ke arah Bandung. Sehingga hari Rabu, tanggal 22 dini hari Sumedang akan memulai PSBB. Tetapi Pak Bupati menyampaikan PSBB nya akan maksimal tidak parsial, tidak hanya kecamatan tertentu tapi seluruh kecamatan yang jumlahnya 26.”

“Saya titip kepada warga Sumedang untuk menaati tidak keluar rumah, jika tidak emergency. Dan kepada mereka kelompok ekonomi terbawah, 40 persen ekonomi terbawah, akan dibantu oleh 9 pintu pertolongan. Satu dari 9 adalah bantuan dari provinsi, yang hari ini dikirim melalui PT POS dan Ojol kepada mereka yang terdampak,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK