Tak Ada Data Domisili dari Dinkes Sumedang, Tim Surveryor ODP Bakal Kesulitan Mengawasi

SUMEDANG.ONLINE, SATPOL PP – Pemerintah Kabupaten Sumedang akan membentuk tim Surveyor Orang Dalam Pengawasan (ODP) tingkat Kabuaten Sumedang. Rencananya, tim akan dibentuk dalam 4 zona yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kecamatan, Koramil, Polsek dan Puskesmas.

Selain belum adanya SK dari Bupati Sumedang, tim ini juga kemungkinan akan menemui kendala. Hal itu lantaran data ODP yang tidak diketahui alamatnya secara jelas. Plt. Sekretaris Satpol-PP Sumedang, Dadan, membenarkan terkait hal itu, bahkan pihaknya sudah meminta ke Dinas Kesehatan agar dapat memberikan data ODP by name by address, namun sejauh ini belum mereka terima.

“Harapan Pak Kasat kemarin, alamatnya harus lengkap, tapi dari Dinas Kesehatan belum memberikan data riilnya. Karena kan kami kami menelusurinya tidak hanya sebatas sampai kecamatan, tapi harus langsung ke rumahnya, door to door. Dinas Kesehatan belum memberikan data, alsannya saya tidak tahu. Nggak tahu, belum bisa dikeluar atau bagaimana, silakan konfirmasi ke Dinkes,” jelas Dadan saat dikonfirmasi SUMEDANG ONLINE, Rabu, 1 April 2020.

Dikatakan Dadan, pembentukan tim tersebut sangat diperlukan untuk melakukan pengawasan terhadap ODP terutama yang berasal dari zona merah Pandemik Corona.

“Jangan sampai si ODP teh keliaran kemana-kemana, itu kan bisa menularkan ke tetangganya. Ya diupayakan yang dianggap ODP mah jangan sampai keluar termasuk diawasi, aya MP, Kades. Selama ini pengawasan hanya dilakukan secara parsial oleh aparatur setempat. Nantinya setelah keluar surat dari Bupati Sumedang selain dilakukan pengawasan juga dilakukan pengecekan dan pemeriksaan,” imbuhnya. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK