Tidak Semua Warga Tercover, Bantuan Misbar Bisa Celakakan Kades dan RT

SUMEDANG.ONLINE – Berkaitan dengan bantuan untuk Keluarga Miskin Baru (Misbar). Kepala Desa Serang, Welly Sanjaya, berpendapat pihaknya siap melaksanakan apa yang diperintahkan pemerintah daerah baik Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten. Hanya saja dia meminta jangan terlalu banyak koar-koar, jika tidak semua warga tercover oleh bantuan tersebut.

“Kita sebagai garda terdepan di Pemerintahan Desa siap saja, walaupun suka jadi katembleuhan. Ari Pamarentah mah koar-koar wae di luhur, bantuan sakieu. Ceuleukeuteuk, meunang lima puluh sa desa. Alhamdulillah kalau di Desa Serang banyak. Ada temen-temen beberapa desa di Wado, ngajukeun seribu turun 60. itu kan rek nyilakeun kepala desa,” ujar Welly pada SUMEDANG ONLINE, Sabtu, 18 April 2020.

Pasalnya sebut dia, dengan pemangkasan ajuan yang diberikan pihak desa. Justru akan menimbulkan persepsi buruk di masyarakat kepada RT, RW dan Kepala desa.

“Ari pencitraan diluhur mah bagus wae. Tapi kan anu di bawah anu disalahkeun teh, angger anu diudag teh RT, RW, Kades,” ungkapnya.

Keinginan dia dan mungkin juga para kepala desa dan warganya, jika Bantuan yang diturunkan oleh Gubernur itu dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Sumedang. ”Lamun kabeh dibere bantuan ku Gubernur mah enak, gitu kan. Ieu mah tong ceuceuleuwengan wae di Bandung tapi penerimaan tidak sesuai. Eta nu nyilakakeun kepala desa”.

Saat disinggug bisa bantuan Misbar dialokasikan dari Dana Desa (DD). Welly membenarkan, namun sebut dia dengan kritera 9 Syarat Dikatakan Miskin versi BPS, maka untuk saat ini kemungkinan kecil tidak ada.

“Iya bisa dicover ku DD, tapi kan syarat na 9 kemiskinan ti BPS tea. Moal aya zaman ayeuna, itu kan rek nyilakakeun deui. Lamun rek mere bantuan kadesa bebaskeun, tong dicekelan buntutna. Da ieu mah angger, meunang bantuan ti DD, tapi kan angger kudu aya syarat. Lamun salah kan angger Kepala Desa jeung RT RW anu beunang,” ungkapnya.

Untuk Desa Serang, yang merupakan Desa Kecil keumungkinan besar bisa tercover oleh Bantuan Pusat, Gubernur, dan Bupati serta dari DD. Namun, sebut dia, bagaimana dengan desa-desa yang memiliki jumlah KK ribuan.

“Serang mah desa kecil, bisalah tercover dari Bantuan Gubernur, Bupati Kemensos ditambah dari Dana Desa. Cuman untuk desa-desa yang besar ngagarunghal babaturan abdi kepala-kepala desa teh,” tandasnya.

Meski demikian dirinya berharap semua bantuan yang diberikan pemerintah dapat tepat sasaran. Hal ini lantaran hampir semua lini terkena dampak.

“Hampir semua lini terkena effect corona ieu, kalau misalkan dari DD diberikan 25%-30% saya setuju. Tapi kan embel-embelna 9 kriteria kemiskinan. Ampir kecil di Serang mah, kalau menulis 9 kriteria kemiskinan dari BPS, moal nyampe 100 orang. Tapi saya yakin tidak akan terserap, 99 orang kalau kriterianya saklek dari BPS itu.”

“Kalau dari Bangub saya melihat kriterianya lebih ringan, terkena dampak. Saya tidak tahu bantuan pak bupati kriterianya seperti apa. Kemensos juga saya belum tahu kriterianya seperti apa. Kan ada 9 Variabel, Bantuan Gubernur, Bantuan Provinsi, saya tidak tahu berapa, kemarin hanya dapat kuota desa anu sekian. Waktu rapat terakhir itu, saya mengikuti saja. Cuman hanya mau membantu masyarakat bagaimana dalam kondisi Pandemi ini bisa fokus,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK