Warga Licin Tolak SLBN B Sumedang Dijadikan Ruang Isolasi Pasien ODP Covid 19

SUMEDANG.ONLINE, CIMALAKA – Berdasarkan Surat Bupati Sumedang Nomor 442/1997/Kesra. Bersifat penting dan perihal penanganan penyebaran Covid 19 di kabupaten Sumedang langsung ditandatangani Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir tertanggal 26 Maret 2020.

Surat Edaran itu ditujukan pada Kepala SLBN B Pembina Provinsi. Salahsatu isinya menyebtukan jika jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid 19 sudah tidak bisa tertampung di RSUD Sumedang. Sementara ada ODP tanpa gejala sakit memerlukan penanganan diperlukan alternatif tempat isolasi di ruang SLBN B Sumedang sebagai ruang isolasi pasien ODP Covid 19.

Ditemui di lokasi menurut salah seorang warga Licin Desa Licin Kecamatan Cimalaka, Ade, pihaknya menolak jika SLBN B yang ada di lingkungannya akan dijadikan tempat isolasi.

“Kami sangat menolak apabila sekolah SLBN B Sumedang dijadikan tempat isolasi pasien Covid 19. Disini kan ada asrama anak sekolah dari SLB. Sementra apabila tempat ini dijadikan isolasi para pasien maka anak anak yang di sekolah mau dikemanakan,” ujar dia.

Dia berharap agar pemerintah mempertimbangkan memilih SLBN B Sumedang sebagai tempat isolasi.

“Secra pribadi kami tolong lah ke pemerintah jangan sampai pasien yang terinfeksi di isolasi di sini. Serta protokol kesehatanya seperti apa kami tidak tahu, sementara inikan kawasan pendidikan banyak asrama baik murid maupun guru semua ada di sini,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Tampilkan Selanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *