Dalam Sehari Empat Warga Sumedang Wafat

SUMEDANG Innaa lillaahi wa innaa ilaihi Rojiun. Empat warga Sumedang dalam sehari berpulang ke Rahmatullah. Mereka adalah, O (52), DD (71), MR (64), AK (48). Dari ke-empat orang tersebut setelah dilakukan rapid test, dua diantaranya menunjukkan reaktif atau terindikasi covid-19 namun belum tentu positif.

Dr. Iwa Kuswaeri, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang menyebutkan O yang berdomisili di Tanjungkerta meninggal di RSUD Sumedang sekira pukul 04:35 WIB, karena sakit jantung dengan riwayat sejak 4 tahun lalu.

”Hasil rapid rest, reaktif. Atau terindikasi covid-19, namun belum tentu positif. Jenazah telah dikebumikan di Tanjungkerta dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,” ujar Iwa dalam keterangan persnya.

Kemudian, DD, warga Sumedang Selatan wafat sekira pukul 10.30 WIB di RSUD Sumedang dalam perawatan di IGD pasca ditemukan pingsan di depan PDAM Sumedang Selatan.

”DD diduga menderita penyakit Jantung. Setelah dilakukan rapid test hasilnya negatif.  Sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemulasaraan dan pemakaman sebagaimana layaknya,” imbuhnya.

Selanjutnya, MR berjenis kelamin perempuan warga Sumedang Selatan. MR meninggal sekira pukul 17.44 WIB di Depan Kantor Kelurahan Kota Kaler, Sumedang Utara. Dikatakan Iwa, berdasarkan keterangan dari Camat Sumedang Utara, almarhumah ditemukan pingsan di trotoar depan Kantor Kelurahan Kota Kaler. Almarhumah, dibawa ke RSUD oleh Tim SatpolPP dan dilakukan pemeriksaan oleh Dokter RSUD.

”Almarhumah, diduga menderita penyakit Jantung. Setelah dilakukan rapid test hasilnya  Negatif. Sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemulasaraan dan pemakaman sebagaimana layaknya,” jelasnya.

Terakhir AK, warga Cimanggung. Meninggal sekira pukul 19.30 WIB di RSUD Sumedang. Almarhum mengeluh sakit stroke. Dan setelah dilakukan rapid tes hasilnya reaktif. Almarhum masuk RSUD tanggal, 7 Mei 2020, pukul 13:00 WIB,

”Almarhum, akan dikebumikan dengan menggunakan protokol Covid-19 oleh Tim RSUD Sumedang, dan akan di bantu pengamanananya oleh Satuan Kepolisian dan TNI serta Satpol PP Kabupaten Sumedang. Kepada Masyarakat diharapkan tidak adaPenolakan Jezanah, dan mari Doakan Alm  diterima Iman Islamnya di terima Amal Sholehnya, diampuni dosanya, serta Husnul Khotimah. Demikian Kami sampaikan, agar masyarakat lebih berhati-hati lagi.  Kami berharap, masyarakat agar tetap waspada, diam di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak, selama PSBB ini,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK