Telkom University mendapat kesempatan mempersentasikan inovasi robot Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR) hasil kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dihadapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan pada Sabtu (18/4).

 Telkom University mendapat kesempatan mempersentasikan
Telkom University mendapat kesempatan : Telkom University mendapat kesempatan mempersentasikan inovasi robot Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR) hasil kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dihadapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan pada Sabtu (18/4).

Kami hanya ingin berperan aktif dan berkontribusi untuk Indonesia

FEATURE & OPINI

DIBALIK keberhasilan terciptanya robot AUMR, sebagai salah satu inovasi Telkom University, ternyata ada sekelompok mahasiswa yang mempunyai cita cita sederhana ingin membantu berkontribusi di masa pandemic covid 19 ini. Mahasiswa kami yaitu Risnanda dan teman temannya yang tergabung di tim AUMR Telkom University bercerita tentang usaha dan kerja kerasnya dalam melanjutkan penelitian dosen dalam mengembangkan AUMR  University sebagai bentuk kontribusinya untuk membantu penangangan Covid-19 di Indonesia.

Anak muda yang menghabiskan masa kecilnya di Jayapura ini, suka dengan teknologi dan doyan  “ngoprek” sejak sma . Anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga dan merupakan anak bungsu dimana kedua kakaknya sudah menikah, membuat tanggungjawab Risnanda menjadi besar untuk menjaga kedua orang tuanya. Di masa pandemic covid 19, yang seharusnya berbakti menjaga kesehatan dan keselamatan kedua orang tuanya di Semarang, membuat Risnanda mengalami dilema meninggalkan kedua orang tuanya sendirian. Tetapi dengan berat hati ridho orang tua diberikan kepadanya. Berbekal tekad dan motivasi sederhana untuk menerima tantangan dari dosen membuat sesuatu yang berguna bagi banyak orang, membuat Risnanda dan teman teman berani mengambil langkah dan resiko untuk tetap tinggal di Bandung dan tidak kembali ke kampung halaman.

Pada saat itu (akhir maret), Dr. Angga Rusdinar dan tim dosen Telkom University lainnya menawarkan Risnanda  dan teman-temannya untuk bergabung. Risnanda dan teman temannya akhirnya memutuskan untuk tetap berada di Bandung dan tergabung dalam tim robot dengan motivasi tinggi ingin membuat inovasi untuk berkontribusi bagi semua orang.

Risnanda menyampaikan bahwa hanya keinginan sederhana yang terpikir pada saat itu bagaimana caranya mereka dapat berperan aktif dalam penanganan  penyebaran Covid-19 di Indonesia .

Dalam sebuah diskusi ringan di Bandung Techno Park , Saya sempat menanyakan kepada Risnanda terkait proses dan pengalamannya, anak muda ini bercerita bahwa mereka bela-belain bekerja keras mengembangkan robot ini sampai sekarang, sampai tidak bisa pulang ke daerah masing-masing untuk Indonesia. Bekerja keras dari pagi hingga sore bahkan tidak jarang hingga malam hari, tetapi mereka tetap bersemangat tidak kenal lelah karena ingin segera menghasilkan sebuah robot yang belum pernah ada di Indonesia.Saya dapat merasakan rasa bahagia Risnanda dan teman teman kala itu.

Salah satu tugas dalam pengembangan prototype robot AUMR adalah uji coba ke Wisma Atlet  sebagai pusat rawat inap pasien covid 19 . Kondisi di Jakarta memasuki masa PSBB kala itu tetapi tidak membuat anak anak muda ini gentar untuk berangkat dengan resiko faktor keamanan dan kesehatan yang cukup tinggi.

Dan sepulangnya dari Jakarta, Telkom University mendapatkan undangan untuk mendemokan robot AUMR didepan gubernur Jawa Barat , bapak Ridwan Kamil. Saya selaku Rektor dan tim robot AUMR hadir dan berkesempatan berdiskusi di gedung Pakuan. Tampak jelas Risnanda dan teman teman terlihat percaya diri dan bangga ketika melakukan demo secara langsung didepan bapak Gubernur.  Risnanda bersemangat dan bertekad bahwa tidak berhenti sampai disitu. Risnanda dan teman teman akan terus membantu tim dosen Telkom University melakukan inovasi lainnya.

Inovasi lain yang sedang disiapkan Saat ini adalah robot pengantar makanan dan  robot dokter preferensi yang dapat melakukan aktifitas pemantauan kondisi pasien secara remote .Yang menjadi latar belakang inovasi ini adalah peningkatan jumlah tenaga medis yang gugur dari hari ke hari. Menjadi penting saat ini, untuk menciptakan robot yang bisa berfungsi mengurangi kontak fisik manusia.

Risnanda menyampaikan harapannya agar wabah ini semoga cepat berlalu dan kehidupan berjalan normal kembali. Dalam kondisi seperti ini perlu  adanya kerjasama dari kita semua melaksanakan peraturan yang dibuat oleh pemerintah yaitu taat kepada  pemberlakuan PSBB dan Physical Distancing untuk kebaikan negara ini agar angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan, sehingga kita dapat kembali menjalani kehidupan yang normal .

Semoga semangat Risnanda dan teman temannya menjadi semangat anak muda lainnya di Indonesia dengan terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi untuk Bangsa ini sehingga  Indonesia menjadi lebih baik.

Kamis 30 April 2020

Oleh : Prof Adiwijaya (Rektor Telkom University)

Tinggalkan Balasan