Keluarga Besar Kiki Hakiki lebih memilih melaksanakan salat Idul Fitri di rumah seperti imbauan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

 Keluarga Besar Kiki Hakiki lebih
Keluarga Besar Kiki Hakiki : Keluarga Besar Kiki Hakiki lebih memilih melaksanakan salat Idul Fitri di rumah seperti imbauan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Warga Sumedang Lebih Memilih Salat Ied di Rumah

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG – Seperti diimbau Pemerintah Kabupaten Sumedang, tidak sedikit warga Sumedang yang melaksanakan salat sunat Idul Fitri di rumah.

Seperti dilakukan Kasi Sosial Kecamatan Sumedang Selatan, H. Kiki Hakiki, S.Ag,.M.M., dia bersama keluarganya melaksanakan salat Idul Fitri di rumahnya di Dusun Nangkod, Desa Sukagalih.

“Saya memilih berjamaah bersama keluarga di rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona dan melaksanakan instruksi Bupati Sumedang,” ungkap Kiki pada SUMEDANG ONLINE. Ahad, 24 Mei 2020.

Meski dilaksanakan di rumah, namun pihaknya juga mengisi salat sunat Idul Fitri dengan Khutbah Idul Fitri yang disampaikan langsung dirinya pada jamaah. Baru setelah itu silaturahmi dengan keluarga terdekat.

“Pelaksanaannnya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Berdasarkan pemantauan, tidak ada pelaksanaan sholat idul fitri di lapang atau mesjid di desa Sukagalih Kecamatan Sumedang Selatan,” imbuhnya.

Hal sama juga dilakukan Keluarga Kecil Kabid Paud Dikmas Edih Martin, S.Pd.,M.M. mereka melaksanakan salat Idul Fitri di rumah bersama Keluarga Anak Cucu dan Menantu, dimulai pulul 07.15 dengan diawali penjelasan tatacara salat Idul Fitri.

“Kemudian Khutbah Idul Fitri yang mengutamakan pentingnya Zakat dan shodaqoh sebagai Implementasi dari Sholat dan Puasa di bulan Ramadan. Dan yang paling pnting kebiasaan ibadah yang dilakukan selama sebulan dari salat Sunah Terawih, Tadarus Quran, berbagi rizki dengan saudara dekat yang kurang beruntung juga dengan orang lain harus tetap dilakukan dengan ikhlas selama 11 bulan ke depan,” jelasnya.*IWAN RAHMAT*

Tinggalkan Balasan