14 Juni Bus MS Trayek Sumedang-Jakarta Batal Beroperasi, Ini Alasannya

SUMEDANG — Aturan yang sangat ketat untuk mereka yang akan masuk dan keluar dari Jakarta. Tak hanya bagi warga umum, tapi juga awak kendaraan bus yang akan ke Jakarta harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan Keterangan Sehat.

Lantaran ketatnya aturan tersebut menurut, Ajat Sudrajat selaku Pengurus PO Bus Medal Sekarwangi, pihak bagian operasional PO Bus Medal Sekarwangi telah memutuskan untuk membatalkan beroperasinya bus Antarkota Antarprovinsi trayek Sumedang-Jakarta yang rencananya akan beroperasi pada 14 Juni 2020. Akhirnya dibatalkan.

“Ada intruksi dari Kepala Bagian Operasi bahwa untuk pemberangkatan MS tanggal 14 Juni itu diralat, tidak jadi. Karena apa, karena aturan di Jakartanya sangat ketat. Batal karena dengan aturan di Jakarta, sangat ketat. Awak bus juga harus ada surat izin SIKM, terus harus ada PCR itu kan prosesnya lama. Karena tidak bisa memerlukan waktu proses satu hari dua hari. Karena harus menyesuaikan dengan aturan itu, Jadi untuk pemberangkatan MS itu dibatalkan,” jelas Ajat pada SUMEDANGONLINE melalui sambungan telepon. Jumat, 12 Juni 2020.

Pihak PO Bus Medal Sekarwangi pun meminta maaf karena adanya pembatalan tersebut. “Mohon maaf untuk pengguna ataupun penumpang MS kami mohon maaf atas kekurangan dari pihak MS,” ungkapnya.

Ditanya akan sampai kapan pembatalan pemberangkatan bus jurusan Sumedang-Jakarta tersebut diberlakukan. Menurut Ajat, ada kemungkinan sampai benar-benar situasi normal kembali. “Kita mengikuti aturan di DKI, kalau misalkan di DKI sudah normal. Mungkin MS juga akan beroperasi lagi,” jelasnya.

Sementara untuk Antarkota dalam Provinsi (AKDP) dikatakan Ajat, PO Bus Medal Sekarwangi telah normal beroperasi. “Kalau yang trayek Wado-Bekasi sudah beroperasi, karena itu kan sudah zona kuning. Yang penting penumpang sesuai dengan protokol kesehatan dengan gugus tugas,” imbuhnya. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK