2 Juni Absen Digital di Lingkup Pemkab Sumedang 90 Persen Mendadak Error

SUMEDANG — Meski telah dilakukan ujicoba penggunaan absen digital secara online sejak April 2019 lalu. Namun saat penggunaan 2 Juni 2020, program e-office yang di dalamnya ada fitur absen digital tiba-tiba mengalami error.

Kasubag Kepegawaian dan Kearsipan pada Setda Kabupaten Sumedang, Nandar Kusnandar, membenarkan hal itu. Dikatakan dia, hampir 90 persen absen digital pada 2 Juni 2020 mengalami error, dan untuk backupnya pihaknya menggunakan absen secara manual.

“Kebetulan pas tadi untuk pertama kali, Tanggal 2 memakai absen itu. Semua SKPD, hampir rata-rata 90 persen error. Dan untuk backupnya setda sendiri menggunakan absen manual, tapi yang absen digital tetap dilaksanakan karena untuk ujicoba dalam rangka penggunaan aplikasi itu sendiri,” jelas Nandar pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya. Selasa, 2 Juni 2020.

Dikatakannya, pada pagi tadi setelah diujicoba hampir semua SKPD melaporkan absen digital mengalami error. “Kemungkinan penyebabnya karena tidak memuat beban. Jadi untuk Kabupaten seluruh menggunakan absen digital, jadi keberatan. Jadi error. Kalau di jam tujuh, atau setengah tujuh masih bisa, termasuk saya Kasubab Kepegawaian bisa mengabsen secara digital,” ungkapnya.

Aplikasi tersebut dikatakan Nandar tercenteralisasi dalam satu server di Dinas Komunikasi dan Informasi. “Jadi tidak bisa apa-apa kalau aplikasinya lagi error,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, untuk bagian Setda sendiri penggunaan aplikasi sebenarnya sudah diujicoba sejak April 2019, dengan masuk ke program e-office yang di dalamnya ada fitur absen digital.

“Dan untuk Setda sendiri sudah dilaksanakan sekitar 130 dan sekarang bulan Juni sesuai Surat Edaran Pak Bupati, bahwa seluruh ASN di lingkup Pemkab Sumedang harus menggunakan absen digital online. Jadi Setda sudah terbiasa, kebetulan pas sekarang 2 Juni tadi sudah mulai penggunaan absen digital pelaksanaannya,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK