Makin Digemari Kalangan ASN Sumedang, Agus: Ingin Jadikan Jatigede Kampung Hidroponik

BUDIDAYA menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah (hidroponik) mulai digemari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumedang. Sebut saja, Agus Suyaman, SH. MH., dia berhasil bercocok tanam memanfaatkan halam rumahnya.

Di temui SUMEDANG ONLINE pada Kamis, 25 Juni 2020 dia mengaku di sela-sela kesibukannya sebagai pegawai negeri dirinya masih memanfaatkan waktu luangnya untuk menanam jenis sayuran dengan sistem hidroponik.

“Mulai tanam sekitar akhir mei setelah lebaran ketika Panen Perdana kami bagikan sayurannya bagi tetangga dan sebagian buat kebutuhan dirumah,” ujar Agus Suyaman.

Dosen di salahsatu perguruan tinggi di Kabupaten Sumedang ini pun menyebutkan sistem hidpronik sangat menghemat lahannya yang tidak terlalu luas. Dia sendiri menanam berbagai jenis sayuran seperti kangkung, sawi dan salada.

“Dengan sistem Hidroponik kualitas sayuranya cukup baik. Sementara lama penanaman kangkung yakni 28-30 hari, sawi antara 40 hingga 60 hari, salada 40-50 hari. Dan kita tidak perlu repot nyiram kita hanya memeriksa saja apa ada hama atau tidak,” jelas dia.

Ujicoba di pekarangan rumahnya itu akan dia getok tularkan di warga terdampak bendungan Jatigede. Dia sangat berharap ke depannya, wilayah tersebut menjada kawasan Hidpronik. ***

Tampilkan Selanjutnya

Tinggalkan Balasan