NIK Tak Valid Saat Sensus Online, Disdukcapil Sumedang: Harus Dikonsolidasi Manual

SUMEDANG — Banyak aduan dari masyarakat Sumedang yang gagal menginput saat akan mengisi Sensus Penduduk secara Online. Menanggapi hal ini dikatakan A. Beni Triyadie selaku Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang, bahwa memang saat ini banyak data kependudukan secara online menggunakan validasi Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga.

“Prinsipnya, mekanisme dari pelayanan online tersebut. Mereka akan memverifikasi antara dokumen yang diupload oleh penduduk yang berasal dari dokumen KK dan KTP kemudian disandingkan, atau dicrosschek ke database kependudukan pusat atau warehouse,” ujar Beni.

Lebih lanjut dia menjelaskan, tak terupdatenya data di database warehouse (dwh) pusat itu lantaran data yang digunakan merupakan database yang enam bulan ke belakang, sehingga tingga real update.

“Itu data, warehouse ini mengakses data ke database kependudukan setiap enam bulan sekali. Jadi kalau sekarang yang mereka akses itu keadaan semester dua 2019. Otomtisperubahan dari tanggal 1 Januari sampai hari ini misalkan. Misalkan tanggal 2 Juni. Perubahan dokumen melalui pelayanan langsung di sini itu belum terakses ke dwh,” imbhunya.

Karena itu sebut Beni, perlu dilakukan konsolidasi manual yang dapat dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang. Selama Pandemi Coronavirus Disease 2019 ini lanjut dia, layananan konsolidiasi dilakukan secara online maupun langsung dengan mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang. Permasalahan Konsolidasi atau Update/Aktivasi Data Kependudukan juga bisa melalui pesan WhatsApp melalui nomor 08112446204.

“Oleh karena itu solusinya kita lakukan apa yang namanya konsolidasi manual. Artinya kita mencoba mengirimkan data tersebut ke secara langsung hasil pelayanan tim di sini ke data pusat. Nanti data pusat akan mengirimkan manual juga ke dwh,” pungkas dia. IWAN RAHMAT

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK