Banyak Balon Ketua Pada Musda Golkar Sumedang, Deden Menilai Bagus

SUMEDANG, SO — Banyaknya bakal calon (Balon) yang digadang-gadang akan turut meramaikan bursa pencalonan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, dinilai sebagai presden baik bagi partai berlambang pohon beringin.

Sejumlah calon yang santer muncul ke permukaan dan kemungkinan akan bertarung pada Musda Partai Golkar 2020 pada Agustus mendatang diantaranya, Sidik jafar, Yogi Yaman Santosa, Jajang Heryana dan H. Deden Yayan Rusyanto.

“Banyaknya calon saya kira itu sangat bagus karena lebh dinamis,” ujar Yayan Rusyanto selaku Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang pada SUMEDANGONLINE. Kamis, 16 Juli 2020.

Bahkan menurut Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sumedang ini pun dirinya sangat berharap justru semakin banyak calon yang turut serta.

“Lebih dinamis, lebih kelihatan. Masyarakat akan menilai siapa-siapa yang muncul yang akan maju saat ini, itulah yang diharapkan. Nanti ya hasilnya akan terlihat sendiri. Cuman harapan saya, Golkar ke depan tuh, ingin mengambalikan kejayaan Golkar dahulu. Kita akan konsolidasi dengan semua jajaran fungsionaris, para tokoh, senior-senior Golkar untuk kembali lagi kita bersama-sama untuk bahu membahu membesarkan Golkar ke depan,” ungkapnya.

Golkar Sumedang sendiri pada pemilihan legislatif lalu, terjadi penurunan kursi di DPRD Sumedang. Karena itu harus ada spirit dan motivasi baru dari para kader Golkar untuk meningkatkan Golkar ke arah yang lebih baik.

“Dan Golkar, sebagaimana diharapkan para simpatisan untuk bisa berkibar kembali dan bisa menjawab apa yang diharapkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Disinggung selama ini yang muncul kepermukaan adalah kader-kader yang muncul dari internal partai Golkar, ditanya apakah bisa orang luar masuk untuk mendaftar. Secara diplomatis Deden menyebutkan ada mekanisme yang berlaku.

“Yang masuk kepada aturan, mekanisme ya sah-sah saja. Karena ada mekanisme lah di Golkar itu. Ya minimal kan harus dari kader dulu. Kalau untuk jadi ketua kan ada mekanismenya. Golkar tidak pernah lepas dari mekanisme, sistem yang harus kita jalankan. Karena sebut dia mesin partai harus tetap berjalan dengan sistem,” imbuhnya.

Ditanya apakah dirinya siap untuk maju jadi kandidat Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumedang, Deden menyebukan dirinya sebagai kader yang telah berkiprah sejak 1982 sehingga lebih banyak tahu tentang karakterisktik Golkar Sumedang.

“Kalau boleh disebutkan saya dari tahun 1982 berkiprah di Golkar. Waktu saya jadi pengusaha juga jadi kader Pengusaha di Golkar. Saya juga pernah mengalami jadi ketua AMPG, saya secara basic dari Pemuda Panca Marga. Terus dipercaya jadi Ketua AMPG, dan sekarang saya dipercaya jadi ketua fraksi,” bebernya.

Karena itu dia berharap dengan seabreg pengalaman di masa lalu akan mampu menjadi bahan pemikiran Golkar ke depan haru lebih baik dengan disesuaikan dengan sistem kualifikasi.

“Saat ini masyarakat tidak perlu banyak ngomong, masyarakat perlu bukti. Akhirnya kita harus membuktikan, apa yang bisa kita sampaikan kepada masyarakat dan bisa dilakukan oleh masyarakat itu harapan saya,” imbuh dia. ***

Tampilkan Selanjutnya

Tinggalkan Balasan