Besok Puluhan Ormas di Sumedang Nyatakan Sikap Tolak RUU HIP

  • Terbit Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:30 WIB
  • SUMEDANG
  • REPORTER: ACENG SYARIF HIDAYATULLAH
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

SUMEDANG, SO – Sedikitnya sudah terdafatar 42 organisasi kemasyarakatan (Ormas), OKP, dan perkumpulan lainnya yang menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam Apel Siaga Masyarakat Sumedang untuk menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Kegiatan tersebut, menurut perwakilan ormas Ustadz Dedi Mulyadi, di Markas FPI Kabupaten Sumedang, akan digelar besok. Ahad, 12 Juli 2020.

“Menurut rencana, massa akan berkumpul di sekitar Alun-alun Sumedang, kemudian akan melakukan orasi di Halaman Gedung DPRD. Selanjutnya peserta akan melakukan long march dari Alun-alun Sumedang, hingga Bunderan Alam Sari,” ungkap Dedi pada wartawan di Markas Front Pembela Islam (FPI). Sabtu, 11 Juli 2020.

Lanjut dia, jumlah peserta diperkirakan akan mencapai ribuan orang. Meski demikian pihaknya belum bisa memprediksi angka pastinya berapa. “Kami tidak bisa memprediksi jumlah peserta, karena ini Apel Siaga. Jadi siapa saja yang mau hadir, silakan,” jelasnya.

Selain Dedi Mulyadi, hadir di lokasi pertemuan dengan media, di antaranya Djadjat Sudrajat selaku Ketua FKPPI, Ust Dede Haidar dari FPI dan Ust Handi Anrian dari Persis Sumedang.

Menurut Ust Dede Haidar, Apel Siaga Masyarakat Sumedang ini akan menyampaikan pernyataan sikap bersama, dan dibacakan hingga diharapkan dapat disampaikan oleh DPRD Kabupaten Sumedang, kepada DPR RI.

 

Adapun pernyataan SIKAP dalam Apel Siaga besok adalah sebagai berikut:

 

Pernyataan sikap anak NKRI Kabupaten Sumedang

Aliansi Nasional Anti Komunis

 

Kami aliansi Nasional Anti komunis atau Anak NKRI Kabupaten Sumedang menyatakan sikap sebagai berikut

 

  1. Menolak dengan tegas rancangan undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) serta meminta untuk dicabut dari prolegnas 2020;
  2. Meminta kepada aparat penegak hukum agar mengusut tuntas dan menangkap Pihak-pihak ataupun inisiator yang merancang RUU HIP.
  3. Menolak ideologi komunis berkembang kembali ke NKRI.
  4. Meminta dengan segera kepada DPRD Kabupaten Sumedang untuk menindaklanjuti pernyataan sikap secara resmi dan menyampaikannya kepada DPR RI.

 

Demikian surat sikap ini kami sampaikan untuk segera ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

 

Sumedang 12 Juli 2020

 

Berikut adalah Daftar Ormas/OKP yang bersedia hadir dalam Penyataan Sikap masyarakat Sumedang.

 

  1. FPI
  2. GARIS
  3. LPI
  4. AMX SUMEDANG
  5. MPI
  6. BAT
  7. HILMI
  8. AIJ
  9. MPR Darmaraja
  10. Kokam Sumedang
  11. MAUNG PASUNDAN
  12. Cisalak Cisarua Bersatu

13.IJMRS KORWIL SUMEDANG

  1. BARAYA
  2. Aang Darmaraja (Guru2 Ngaji)

16.DPW FSI Sumedang

17 BPKKB darmaraja

  1. FMI
  2. Burhanudin Assyirbauni, pengasuh Program Demi Wanci, SM TV

20.Majelis Ta’lim Islahul Ummah PUI Sumedang

21.Irmada darmaraja

  1. INAKOR Darmaraja
  2. DPC Situraja
  3. Jagariksa Smd Larang
  4. BEM UPI Sumedang
  5. Tapak Suci Pimda 104 Sumedang
  6. Dkm masjid Almuawanah cikareo selatan wado
  7. Majelis Ta’lim Islahul Ummah PUI Smdg
  8. PEMUDA PANCASILA PAC DARMARAJA
  9. GARDA MH
  10. Karang Taruna 17
  11. DPC BPPKB sumedang.
  12. PEMUDA PANCASILA KEC WADO
  13. Madrasah & Majlis ilmu ADDAWAMI  Desa Sukajadi WaDo
  14. LDF

36.LIF

  1. HILMI
  2. BHF

39.SPF

  1. BAZ

41.KPPS

42.Mahesa

 

Dalam kesempatan yang sama Ustadz Dede Haidar menyampaikan demi Kebersatuan masyarakat Sumedang, tidak ada seragam khusus yang akan dipergunakan esok. Semuanya boleh menggunakan atribut masing-masing.

“Bukan hanya Ormas dan OKP tetapi masyarakat umum pun, dipersilakan untuk bergabung,” katanya.

Sedangkan perwakilan dari Persis menyampaikan bahwa dalam aksi yang akan dijalankan esok, semua peserta harus mematuhi tata tertib yang sudah dibuat. Peserta harus sudah hadir di lokasi pada Jam 08:00, dan menggunakan protocol kesehatan.

“Tidak boleh bawa anak-anak, dan juga Insyaa Allah sebelum Dzuhur, acara sudah selesai,” terangnya.

Di lokasi yang sama, hadir dari pihak Polres Sumedang. Dalam mengawal Aksi ini, Polres akan melakukan pengalihan arus lalul lintas.

“Kami sedang diskusikan berapa kira-kira personil yang akan ditempatkan esok. Dan pengalihan arus pastinya akan dilakukan. Pulang dari sini, Kami akan laporkan ke Pak Kapolres untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut,” katanya. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK