Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir

 istimewa
Beri Keterangan : Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir

Bupati Sumedang Pastikan Pembuatan Rekomendasi Izin Hajatan Tak Dipungut Biaya Tertera dalam Surat

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG, SO — Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memastikan jika pembuatan Surat Rekomendasi hajatan tidak dipungut biaya. Bahkan sebagai bentuk transparansi dicatatan kaki nomor 3 Surat Rekomendasi itu ditulis: Pembuatan Rekomendasi ini tidak dipungut biaya.

“Semua yang akan membuat Surat Rekomendasi Hajatan harus datang langsung, nanti diberikan penjelasan. Ini tidak ada biaya yang dipungut dari gugus tugas. Selain itu dalam surat rekomendasi itu juga sudah tertulis dalam catatan; tidak ada biaya dipungut,” tegas Bupati meneruskan pesan singkat klarifikasi dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, menanggapi adanya kabar dipungutnya biaya pembuatan Surat Izin Rame-Rame di tingkat kecamatan.

Dalam contoh Surat Rekomendasi yang dikeluarkan Gugus Tugas Kabupaten yang diberikan Bupati Sumedang pada Redaksi SUMEDANGONLINE, memang benar terdapat catatan kaki: Pembuatan Rekomendasi ini tidak dipungut biaya. Surat yang diberikan sebagai contoh izin untuk hiburan yang akan dilaksanakan di Desa Citaleus, Kecamatan Buahdua, untuk izin rame-rame Sunatan pada 5 Agustus 2020 yang akan datang.

Ada lima belas point yang harus ditaati oleh si yang punya hajat. Berikut ke lima belas point tersebut.

Nomor 1; menyiapkan Satgas Covid-19 yang bertugas untuk mendisiplinkan Tamu Undangan mengikuti protokol kesehatan.

Nomor 2; memastikan seluruh area lokasi dalam keadaan bersih dengan menyemprotkan disinfektan. Nomor 3; menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir dan menyediakan handsanitizer di pintu masuk.

Nomor 4; memasang pesan-pesan kesehatan (Cuci tangan yang benar, cara mencegah penularan Covid-19 dan etika batuk/bersin.)

Nomor 5; lakukan pemeriksaan suhu tubuh disetiap pintu masuk.

Nomor 6; disediakan ruang isolasi apabila terdapat peserta yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat celcius.

Nomor 7; segera berkoordinasi dengan petugas kesehatan apabila terdapat sebagaimana point 6.

Nomor 8; menyediakan bilik disinfektan sebelum memasuki area resepsi pernikahan.

Nomor 9; semua tamu undangan/peserta dan panitia harus menggunakan masker.

Nomor 10; selalu jaga jarak (Physical Distancing).

Nomor 11; tidak boleh menyediakan meja prasmanan untuk semua tamu undangan sebagai pengganti hidangan dikemas dalam kotak (dibungkus).

Nomor 12; dilarang mengundang tamu undangan dari zona merah.

Nomor 13; dilarang bersalaman/kontak langsung satu dengan yang lainnya.

Nomor 14; tamu undangan yang hadir 50 persen dari kapasitas tempat dan buku tamu hanya ditulisoleh petugas untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Nomor 15; bersedia dikenakan sanksi apabila tidaksesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan dalam hal terbukti melanggar Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19.  ***

Tinggalkan Balasan