Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanditik) Kabupaten Sumedang Dr. Iwa Kuswaeri

 Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,
Kepala Dinas Komunikasi dan : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanditik) Kabupaten Sumedang Dr. Iwa Kuswaeri

Gugus Tugas Umumkan Pasien Selesai Isolasi, Masyarakat Diminta Berempati

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG, SO — Dr. Iwa Kuswaeri selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTTP) Covid-19 Kabupaten menyebutkan Pemerintah Kabupaten Sumedang mengumumkan pasien nomor 19 yang terindikasi positif Covid 19, sudah menyelesaikan isolasi sejak swab sesuai dengan peraturan baru kementerian Kesehatan RI.

“Alhamdulillah, Pasien 19 berinisial Ny MG (49) berasal dari Desa Sayang Kecamatan Jatinangor Sumedang. Ny MG dinyatakan selesai isolasi setelah sebelumnya dinyatakan positif Covid19, terkait kontak erat dengan tenaga medis di Bandung,” kata Iwa dalam keterangan persnya. Kamis, 30 Juli 2020.

Berbeda dengan pasien lainnya yang diantar oleh tim Medis, Pasien 19 dijemput perangkat desa ke RSUD Sumedang. Sehingga pihak RSUD akan segera menyerahkan pasien tersebut sore ini, setelah proses administrasi selesai.

Dalam kesempatan ini, Iwa juga menegaskan dan berharap masyarakat untuk tetap waspada, mengingat covid belum aman di Sumedang.

Terkait dengan ramainya pembicaraan di media sosial dimana banyak pertanyaan dan pernyataan dari masyarakat yang menyudutkan pemerintah, tenaga medis bahkan menyerang media, Juru Bicara Gugus Tugas meminta agar masyarakat berempati.

“Kami mohon kepada masyarakat, agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi termasuk membuat pernyataan yang bisa berakibat tidak baik. Saya berharap, masyarakat tahu pengorbanan dan dedikasi dari tenaga medias, tim gugus tugas bahkan media yang membantu melakukan edukasi dan menyampaikan informasi agar kita lebih berhati-hati,” tambah Iwa.

Lebih lanjut, Iwa menyatakan bahwa dengan semakin banyaknya temuan positif di Kabupaten Sumedang, semakin baik. Hal ini, untuk segera melakukan detekai dini dalam pencegahan dan pengobatan. ***

Tinggalkan Balasan