Ketua Karang Taruna Desa Ciranggem, Taryaman saat mempersilakan pengunjung yang parkir di pinggir Jalan Raya untuk masuk ke lokasi parkir yang telah mereka sediakan.

 Kosam Erawan/SUMEDANGONLINE
Parkir Pinggir Jalan : Ketua Karang Taruna Desa Ciranggem, Taryaman saat mempersilakan pengunjung yang parkir di pinggir Jalan Raya untuk masuk ke lokasi parkir yang telah mereka sediakan.

Heboh Swafoto di Pinggir Jalan Pancuran Bungur Dikarcis Rp3 Ribu, Ini Penjelasan Kades dan Karangtaruna Ciranggem

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG, SO — Netizen di sosial media sempat dibikin heboh dengan adanya pungutan di kawasan Pancuran Bungur Desa Ciranggem Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang. Kehebohan dipicu postingan warga luar Sumedang yang melintas kawasan tersebut dan henti sejenak di lokasi tersebut, namun tiba-tiba diberi karcis.

Dikonfirmasi kontributor SUMEDANGONLINE, Kepala Desa Ciranggem Karman Hermawan tak menampik jika ada dari Karang Taruna desanya yang bertugas untuk memberikan karcis Pemeliharaan Kebersihan pada para pengunjung, bukan karcis parkir. Meski demikian dia memastikan sifat karcis tersebut tidak memaksa pengunjung untuk memberi seperti nilai uang yang tertera pada karcis yakni untuk kendaraan roda dua Rp3 ribu dan roda empat Rp5 ribu.

“Betul di situ ada Karangtaruna yang bertugas untuk pemeliharaan kebersihan. Tapi di situ kami tidak mewajibkan kepada pengunjung untuk membayar atau memberikan retribusi. Tapi disitu sifatnya hanya sukarela, dan tidak memaksa. Ngasih terima kasih, tidak pun tidak apa-apa,” ungkap Karman Hermawan di ruang kerjanya. Selasa, 28 Juli 2020.

Nilai uang dari karcis tersebut nantinya sebut Karman akan diperuntukkan untuk biaya kebersihan di lokasi tersebut. “Ditugaskan karangtaruna untuk membersihakn lokasi tersebut,” imbuhnya.

Senada dikatakan Taryaman selaku KarangTaruna Desa Ciranggem dia pun memastikan jika sifat dari pemberian karcis tersebut Sukarela. Hanya saja pihaknya juga menyayangkan para pengunjung justru lebih senang parkir kendaraan di jalan, sementara di sekitar lokasi tersebut sudah disediakan tempat parkir.

“Di sini itu memang tempat untuk foto-foto, cuman kan datang pengunjung ke sini itu untuk berfoto. Cuman ini kan jalan, kenapa jalan digunakan untuk parkir. Jadi kita tertibkan, karena area parkir sudah kami sediakan kenapa pengunjung datangnya ke sini. Kan ini jalan, posisi jalan kan tidak dipakai untuk parkir. Makanya kami dari karangtaruna menertibkan lalu lintas,” ungkap Taryaman.

Selain itu dana yang terkumpul dari Karcis Kebersihan dan Pemeliharaan tersebut, nantinya dipergunakan karang taruna untuk membersihkan tempat tersebut dari sampah yang dibuang para pengunjung.

“Masalahnya pendatang kan sukanya itu nyampah. Pendatang kan suka seenaknya buang sampah ke sana kemari kalau nggak dibersihkan ini kelihatannya bagaimana banyak sampah,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan