Penganugrahaan Duta Sosial Media

 istimewa
Duta Sosmed : Penganugrahaan Duta Sosial Media

Lewat Akun Instagramnya @bungaehann Jawab Pertanyaan Netizen Soal Penganugrahaan Duta Sosial Media

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG, SO — Penganugrahan Duta Sosial Media ke Bunga Pujawanti (@bungaehann) yang diberikan Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir S.T., M.M., menuai kontroversi di jejaring media sosial rerata mereka mempertanyakan kriteria penganugrahan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sumedang sendiri dalam siaran pengantarnya memberikan penghargaan ke remaja putri yang baru berusia 21 itu, karena dinilai telah mampu menggunakan sosial media secara positif. Serta mampu meningkatkan taraf hidup keluarga dan menjadi kebanggaan kedua orang tuanya juga masyarakat sekitarnya.

”Sumedang memiliki potensi Sumber Daya Manusia yang luar biasa. Salah satunya adalah adanya remaja putri berusia 21 tahun dan sudah mampu menggunakan media sosial secara positif. Bahkan bisa menjadi sumber penghasilan,” ujar Bupati melalui dony_ahmad_munir.

Karena itu pemerintah Kabupaten Sumedang menganugrahi penghargaan dan menjadikan Bunga menjadi Duta Sosial Media Kabupaten Sumedang. Dia berharap hal itu dapat menjadi contoh yang baik dan dapat menginspirasi generasi-generasi muda di media sosial.

Lain halnya di media sosial, penganugrahan tersebut justru membuat kontroversi, karena menilai pemilihan dilakukan secara tertutup seperti diungkap pemilik akun ng.liaaa.

“pemilihannya secara tertutup, pak? atas dasar apa yaa? sayang sekali kalau saja ada pemilihan yang murni karena prestasi dibanding jumlah followers aja 🙂 dan pemilihannya bisa terbuka, dengan mengedepankan persyaratan yang mumpuni, terhalang transisi new normal? semua serba daring, ini yang bikin Sumedang selalu jalan di tempat, sebab hanya boleh dimiliki oleh beberapa pihak, anak mudanya pada kabur ke provinsi atau tingkat yang lebih tinggi lagi untuk mendapat apresiasi,” tulis ng.liaaa mengomentari IG Bupati Sumedang.

Hampir senada mengkritisi pilihan tersebut, pemilik akun lainnya bamzagli, menyarankan agar penghargaan tersebut diberikan pada orang Sumedang yang telah mengharumkan nama Sumedang.

Saena mag dipasihkeun ka urang sumedang pituin nu ngangkat kabupaten sumedang pa, dibanding ka jalmi nu ngan selfi sareng tiktokan hukul. Saran ieu mah. Nuhun,” tulis bamzagli.

Hal sama pun terpantau di Grup Media Online Sumedang, saat akun Ridho Maulana memosting pengumuman rencana penganugerahaan tersebut. Netizen justru memberikan apresiasi berbeda.

“Hal positifna naon senah ngangkat duta sosial media teh ? Di akun media sosialna oge seu2erna video tiktok teu aya picontoeunna .mksdna supaya anak muda maraen sosial media tiktokan kitu meh kenging artos tina endorse ? Punteun Asa kirang paham,” tulis Dhedelina.

Menanggapi kritikan tersebut, Bunga Pujawanti melalui akun Instragramnya @bungaehann memberikan klarifikasi dengan memberikan gambaran bagaimana dirinya mampu menggunakan media sosial secara sehat. Dimana Bunga mampu membiayai kuliahnya hingga berhasil membangun sembuah perseroan terbatas.

“Pokoknya pencapaian yang sangat luar biasa, karena penghasilannya. Itu, aku bisa beli ini, beli itu. Sesuatu hal yang bermanfaat dengan uang aku sendiri. Ku mayar kuliah pakai uang sendiri juga, duh aku mah meni alhamdulillah bersyukur pisan.”

Udah ngga ngabarabekeun kolot masalah materi. Karena udah cita-cita aku gitu dari dulu, mun tiasa mah. Tos kuliah, hoyong nanaon ku sorangan. Alhamdulillah diizabah, di semester dua,” ungkap dia sambil memberikan jempol.

“Intinya semangat terus buat kalian yang sedang berjuang, halangan apa pun itu tetap semangat. Intinya mah sampai cita-cita kalian ter ACC mencapai cita-cita kalian. Ari nu iri mah udah pasti aya wae atuh.”

“Ngomentaran negatif ka kasuksesan orang lain, lamun lain iri. Buat kalian orang-orang iri, mau kapan hidup kalian maju, kalau hati dipenuhi iri dan dengki. Moal aya majuna, ningali batur sukses teh kudu milu bersyukur.”

“Sudah sekarang mah jangan marah-marah mening saling support. Kalau misalkan punya niat untuk mengharumkan nama Sumedang, ikhlas mengangkat nama Sumedang. Hayu atuh sasarengan menggunakan sosial media dengan baik, bijak dan positif .”

“Karena orang ikhlas itu tulus dari hati, tidak berharap imbalan berupa apa pun. Makanya yang ngebalesnya itu pun langsung Allah.”

“Kebetulan tadi santai, iseng-iseng baca komenan-komenan diinstagram Bapak Bupati, lumayan harus mengelus dada memang yah, tapi tidak apa-apa itu mungkin semua karena mereka tidak kenal. Teu nanaon, intinya jangan pernah merasa tersaingi. Karena setiap manusia memiliki potensi dan kelebihannya masing-masing yang bisa digali dengan niat dan tekad yang kuat. Sehingga kita bisa mencapai titik kesuksesan yang kita dambakan.”

“Pokoknya terima kasih banyak buat kalian semuanya yang selalu mensuport Bunga. Semoga kalian diberikan kesehatan, kenikmatan, kebahagiaan, rezeki yang selalu mengalir. Aamiin. Haturnuhun pisan pokokna mah. I love you guys.” ***

Tinggalkan Balasan