Jajang selaku Ketua Paguyuban Masyarakat Desa Sukaratu pada SUMEDANGONLINE saat memberikan keterangan pers usai acara berlangsung di Balai Desa Sukaratu. Selasa, 7 Juli 2020.

 igun gunawan/sumedangonline
beri keterangan : Jajang selaku Ketua Paguyuban Masyarakat Desa Sukaratu pada SUMEDANGONLINE saat memberikan keterangan pers usai acara berlangsung di Balai Desa Sukaratu. Selasa, 7 Juli 2020.

Paguyuban Masyarakat Sukaratu Ingin Kembangkan Kapunduhan-Batununggul Jadi Destinasi Wisata Baru

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG, SO — Paguyuban Masyarakat Desa Sukaratu membidik wilayah Batununggul untuk dijadikan destinasi baru di Kawasan Jatigede. Hal itu terungkap saat Sam Udjo berkunjung ke balai Desa Sukaratu, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. Selasa, 7 Juli 2020.

“Kita punya dua areal basisir waduk, yang letaknya sangat strategis. Blok Pasir Batununggul dan Kapunduhan, keduanya merupakan wilayah hukum Desa Sukaratu yang memiliki letak strategis dan layak untuk dikembangkan,” ujar Jajang selaku Ketua Paguyuban Masyarakat Desa Sukaratu pada SUMEDANGONLINE usai acara berlangsung di Balai Desa Sukaratu. Selasa, 7 Juli 2020.

Menurut dia, sangat disayangkan jika warga di pesisir Bendungan Jatigede berdiam diri. Alasannya hampir setiap sudut yang mengarah ke Jatigede dalam posisi indah.

“Sangat disayangkan kalau kita hanya berdiam diri menyaksikan potensi besar yang ada di depan mata kita. Oleh sebab itu, kita harus bergerak untuk mulai memetakan destinasi wisata,” tandasnya.

Di tempat sama, Sam Udjo mengakui jika wilayah Jatigede memiliki banyak potensi ketahanan pangan yang sangat bagus apalagi diera pandemi Coronavirus Disease 2019 ini. Sejalan dengan harapan Gubernur Jawa Barat, dia pun berkeinginan agar para seniman punya sampingan selain dari seni juga pemberdayaan dari pangan.

“Ini juga sejalan dengan pernyataan Gubernur begitu, jadi seniman itu tidak hanya bisa berseni saja tapi punya cadangan lain, yaitu pangan. Saya ke sini, mudah-mudahan Allah meridlai saya ke sini ingin melestarikan budaya dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Sukaratu, Darmaraja,” ujar Sam pada SUMEDANGONLINE.

Apalagi sebut dia wilayah Desa Sukaratu berada persis di bibir Bendungan Jatigede yang memiliki keindahan tersendiri. Untuk dapat memberikan penghargaan pada masyarakat Jatigede yang telah berkorban untuk Pembangunan Jatigede, mereka yang berkunjung tak sekedar ingin melihat keindahan bendungan tapi bagaimana agar lingkungan yang ada di wilayah itu bisa bagus dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ada di sekelilingnya.

“Rencananya, yang jelas lah. Di situ kan ada pemberdayaan air, pemberdayaan lahan-lahan yang ada di sini dengan mempertahankan kelestarian lingkungan dan kelestarian budaya, agar semuanya bisa terisi. Sangat lengkap,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan