Pasca penjemputan dua warga yang terindikasi Covid-19 oleh Tim Public Safety Centre (PSC) 119 Kabupaten Sumedang. Tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi penjemputan dan sekitarnya. Selasa, 14 Juli 2020 malam.

 iwan rahmat/sumedangonline
langsung disemprot : Pasca penjemputan dua warga yang terindikasi Covid-19 oleh Tim Public Safety Centre (PSC) 119 Kabupaten Sumedang. Tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi penjemputan dan sekitarnya. Selasa, 14 Juli 2020 malam.

Pasca Penjemputan, PMI Kabupaten Sumedang Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG, SO — Pasca penjemputan dua warga yang terindikasi Covid-19 oleh Tim Public Safety Centre (PSC) 119 Kabupaten Sumedang. Tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi penjemputan dan sekitarnya. Selasa, 14 Juli 2020 malam.

Selain itu di lokasi kejadian terlihat juga sejumlah aparat keamanan berjaga. Ketua RT di lokasi kejadian, Dadang Wahyu membenarkan adanya penjemputan dua orang warga yang masing-masing berinisial Y dan F. “Yang dibawa dua orang, ibunya satu. Anaknya paling gede satu,” ujar Dadang Wahyu selaku Ketua RT di lingkungan tersebut.

Dikatakan dia, pada saat penjemputan pihak RT telah memohon pada tim PSC 119 agar srine ambulance tidak dibunyikan agar masyarakat tidak terlalu panik. “Itu permintaan warga di sini,” jelas dia.

Dijelaskan Ketua RT sebenarnya masyarakat di kawasan Regol Wetan sudah taat, namun karena yang bersangkutan jarang di rumahnya. “Jadi ibu itu seringnya di Depok, di Bandung, anak-anaknya juga di Bandung makanya yang nunggu rumah ini mah yang kemarin kena. Sekarang dua orang, kebetulan saja lagi pada di sini,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Dadang Sulaeman membenarkan berkait adanya dua warga yang terindikasi positif Covid-19. “Iya benar tadi hasil Swab dari orang yang pernah kontak erat dengan MAF, sudah keluar. Dan dua orang dekat yang pernah kontak erat dengan MAF hasilnya dinyatakan positif Covid-19,” kata Dadang Sulaeman pada wartawan. ***

Tinggalkan Balasan