Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang kemabli melakukan koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan dari para perwakilan kelompok jaring apung yang berada di Dusun Lontong, Blok Jemah, Kecamatan Jatigede.

 istimewa
Rencana Penertiban : Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang kemabli melakukan koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan dari para perwakilan kelompok jaring apung yang berada di Dusun Lontong, Blok Jemah, Kecamatan Jatigede.

Saptol PP Sumedang Kembali Wacanakan Tertibkan KJA & KJT di Jatigede

SUMEDANG

SUMEDANG, SO — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang kembali melakukan koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dari para perwakilan kelompok jaring apung yang ada di Dusun Lontong, Blok Jemah, Kecamatan Jatigede.

Menurut Kepala Bidang Penegakan Perundang Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Sumedang, Deni Hanafiah menyebutkan kegiatan Pulbaket dan koordinasi dengan para kelompok kecil jaring apung itu untuk persiapan rencana penertiban KJA & KJT di wilayah Bendungan Jatigede.

“Iya, pada hari Rabu kemarin, tanggal 15 Juli 2020, sekira pukul 13.00 WIB. Kami telah melaksanakan Pulbaket dan koordinasi terkait dengan rencana giat penertiban KJA & KJT di Wilayah Bendungan Jatigede, giat dipimpin oleh Kepala Bidang PPUD dan diikuti oleh empat orang anggota tim kelongwewe SATPOL PP Kabupaten Sumedang,” ujar Deni Hanafiah pada SUMEDANGONLINE. Kamis, 16 Juli 2020.

Dikatakan dia, kegiatan yang berlangsung hingga pukul Lima sore itu diterima perwakilan kelompok Jaring Apung yang berada di Dusun Lontong. Menurutnya, dari hasil pertemuan tersebut para pemilik KJA maupun KJT mendukung segala bentuk kebijakan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang atau pun kebijakan dari Pemerintah Pusat, asalkan ada jaminan penghidupan dari Pemerintah.

Disebutkan dia, jumlah kelompok yang ada di kawasan Lontong sebanyak Empat kelompok, dengan jumlah  pekerja sebanyak 12 orang. Dan tiap anggota mempunyai jaring apung antara 2-3 Jaring apung, dengan jumlah total sekitar -/+ 40 kolam. Dengan masa ternak ikan selama 2-5 bulan.

Dikatakan Deni, rencana giat penertiban KJA & KJT merupakan Panegakkan PERDA Kabupaten Sumedang Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumedang.

Sementara itu dalam pertemuan tersebut perwakilan kelompok, Dede Rohendi mengaku pihaknya akan bersifat kooperatif dan mendukung penuh apabila diberikan penghidupan yang layak oleh pemerintah. Apalagi mereka merupakan warga terdampak Jatigede.

“Kami akan pindah mata pencaharian apabila pemerintah menyiapkan solusi yang benar-benar diterima oleh warga KJA khususnya yang terdampak jatigede,” tegas dia dalam pertemuan tersebut.

Pihaknya pun mendukung penuh dan meminta waktu untuk menyelesaikan sampai dengan masa panen. ***

Tinggalkan Balasan