Tim Gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Sumedang, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Forkompimcam Cimanggung saat meninjau Paramount Family Karaoke di Jalan Raya Bandung Garut Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang bersama Disparbudpora Sumedang dan Forkompimcam Cimanggung. Kamis 18 Juni 2020.

 iwan rahmat/sumedangonline
tempat karaoke : Tim Gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Sumedang, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Forkompimcam Cimanggung saat meninjau Paramount Family Karaoke di Jalan Raya Bandung Garut Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang bersama Disparbudpora Sumedang dan Forkompimcam Cimanggung. Kamis 18 Juni 2020.

Satpol PP: Tempat Hiburan Karaoke di Sumedang Belum Boleh Beroperasi

Pilihan Redaksi SUMEDANG

SUMEDANG, SO –— Tempat hiburan karaoke di Sumedang yang semula akan kembali beroperasi pada  21 Juli 2020, mendatang. Namun wacana tersebut batal, setelah adanya instruksi dari Ketua Gugus Covid-19 Jawa Barat yang tidak memperbolehkan tempat karaoke untuk dibuka.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto membenarkan berkait hal itu. Bahkan pihaknya sebut dia hari ini telah menghadiri audensi dengan Asosiasi Pengusaha Karaoke Sumedang di Gedung DPRD Kabupaten Sumedang.

“Dari Asosiasi Pengusaha Karaoke (APEK) itu mempertanyakan kejelasan dari Pemerintah Daerah kapan mulai bisa melaksanakan operasional aktivitas karaoke di Kabupaten Sumedang. Memang kami saat ini sesuai dengan  instruksi dari Ketua Gugas Sumedang, yang dalam hal ini Bapak Bupati Sumedang. Berdasarkan hasil video conference dan intruksi dari Bapak Gubernur Jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil selaku Ketua Gugas Tugas Provinsi Jawa Barat. Untuk pelaksanaan operasionak karaoke untuk sementara dihentikan terlebih dahulu,” ujar Bambang pada SUMEDANGONLINE. Kamis, 16 Juli 2020.

Hungga menunggu intruksi lanjutnya dari Ketua Gugus Tugas baik dari tingkat Kabupaten maupun Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, hal itu lantaran guna mencegah penyebaran Covid-19, terutama di Kabupaten Sumedang dimana kembali ada peningkatan jumlah positif Covid-19 menjadi empat orang.

“Kenapa tidak dilakukan serentak umum lainnya termasuk dengan rumah ibadah. Rumah Ibadah kita buka terlebih dahulu karena memang itu strategi dari gugus tugas kabupaten Sumedang untuk membuka tempat-tempat sesuai dengan tahapan-tahapan. Jadi supaya tidak terjadi euforia daripada warga masyarakat ke semua tempat-tempat dalam satu waktu bersamaan,” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan