Kang RinSo: Pancasila 18 Agustus 1945 Kudu Jadi Pemersatu Bangsa

  • Terbit Selasa, 25 Agustus 2020 - 22:58 WIB
  • Pilihan Redaksi/Politik
  • REPORTER: Fitriyani Gunawan
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

SUMEDANG, SO — Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ridwan Solichin, menegaskan agar Pancasila 18 Agustus 1945 harus menjadi pemersatu bukan alat pemecah belah bangsa.

“Pancasila yang disepakati dan secara hukum disahkan adalah Pancasila 18 Agustus 1945. Pancasila tersebut adalah gentlemen’s agreement yang menjadi titik temu antara-kelompok Nasionalis Agamis dan Nasionalis Sekuler,” ungkap Ridwan saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di TKIT Sholahuddin Al-Ayyubi, Jalan Cut Nyak Dien 49, Sumedang. Selasa, 25 Agustus 2020.

Hal itu kembali dibahas pria yang karib disapa Rinso, lantaran sebutnya, Indonesia bukanlah merupakan negara agama  tetapi juga bukan negara sekuler. “Melainkan negara berketuhanan, di mana setiap agama mendapat tempat yang terhormat. Agama dijadikan preferensi, agama dilindungi dan dijalankan disetiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara secara selektif berdasarkan kesepakatan bersama,” imbuhnya.

Menurut RinSo, Pancasila adalah konsensus bersama yang harus dipatuhi dan ditaati. “Jangan ditarik-tarik secara berlebihan pada titik ekstrim. Misalnya negara agama, negara sekuler apalagi komunisme,” demikian Ridwan Solihin. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK