Musda X DPD Golkar Sumedang Diwarnai Walkout, Yogi: Akan Lakukan Gugatan ke Mahkamah Partai

  • Terbit Kamis, 27 Agustus 2020 - 19:41 WIB
  • Pilihan Redaksi/Politik
  • REPORTER: IWAN RAHMAT
  • EDITOR: Fitriyani Gunawan

BANDUNG, SO — Calon Ketua DPD Partai Golkar Sumedang, Yogi Yaman Santosa, memilih walkout saat penetapan Hasil Rapat Paripurna VI dengan acara pemilihan ketua formatur DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang Masa Bakti Tahun 2020-2025. Pada penetapan tersebut Sidik Jafar diketahui sebagai Ketua sekaligus Ketua Formatur DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2020-2025.

Yogi mengaku pihaknya tak menerima putusan yang disampaikan pimpinan sidang. Apalagi saat dirinya meminta mereka untuk memperlihatkan bukti-bukti atau data kecamatan mana yang mendukung, ternyata tim SC tak memberikan hal itu.

“Jadi hanya minta data kecamatannya saja, mereka tidak mau buka. Dan seperti teman-teman ketahui realitas hari ini dalam persidangan bahwa kami ternyata didukung oleh 17 kecamatan pada saat jawaban pandangan umum. Berarti ada manipulasi data yang disampaikan oleh tim SC, sehingga ini yang membuat kami walkout. Tidak menerima keputusan yang sudah disampaikan pimpinan sidang,” ujar Yogi pada Reporter SUMEDANGONLINE di Sekretariat DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat. Kamis 20 Agustus 2020.

Ditanya rencana apa yang akan ditempuh setelah melakukan walkout. Pihaknya mengaku akan melakukan konsolidasi. Apalagi sebutnya di tubuh Golkar ada Mahkamah Partai, permasalahan tersebut akan dibawa pihaknya ke Mahkamah Partai.

“Dan ini juga ada bukti yang menguatkan bahwa ini ada permainan, kita memiliki surat pertama bahwa Jawa Barat mengeluarkan untuk tim Surat Tugas Partai Golkar Sumedang menugaskan sebanyak 15 orang tanggal 26 Agustus, tiba-tiba diubah dan menjadi dua orang pada tanggal yang sama. Ini menjadikan bukti, bahwa saya melakukan gugatan pada mahkamah partai,” tandasnya. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK