Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) angkatan ke-2 Tahun 2020 digelar Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Kejuruan Menjahit pada Yayasan Mitra Bina Insani Mandiri, Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor. Senin 21 September 2020.

 Enceng Syarif/SO
Pelatihan : Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) angkatan ke-2 Tahun 2020 digelar Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Kejuruan Menjahit pada Yayasan Mitra Bina Insani Mandiri, Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor. Senin 21 September 2020.

32 Persen Lulusan BLK Komunitas Kejuruan Menjahit Yayasan Mitra Insani Jadi Wirausahawan

BISNIS

JATINANGOR, SUMEDANGONLINE —- Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) angkatan ke-2 Tahun 2020 digelar Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Kejuruan Menjahit pada Yayasan Mitra Bina Insani Mandiri, Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor. Senin 21 September 2020.

Menurut Sobirin selaku Ketua Yayasan Mitra Insani Mandiri mengatakan, kegiatan yang digelar saat ini merupakan penutupan untuk angkatan 99 yang masing-masing berjumlah 16 orang. Kegiatan pelatihan tersebut sudah dilaksanakan sejak Tahun 2019.

“Jumlah keseluruhan yakni 144 orang, diantaranya pelatihan menjahit berbasis kompetensi dan sebagai penanggung jawab BLK Bandung atau Direktorat Jenderal Kemenaker RI. Gelombang sebelumnya, sampai sat ini hampir 32 persen wirausaha. Tapi ada juga yang jadi karyawan,” ujar Sobirin.

Pihaknya mengetahui secara detail lulusannya sudah bekerja atau mandiri wirausaha karena sejauh ini sebut dia, selalu melakukan pemantauan terhadap mereka yang telah lulus dari BLK.

“Sejauh ini kami terus memantau lulusan Yayasan BLK Mitra Insani Mandiri dibidang kejuruan menjahit,” tandasnya.

Rencananya untuk paket pelatihan selanjutnya, pihaknya akan melakukan pendaftaran peserta secara online. “Sementara ini hanya peningkatan Sumber Daya Manusianya saja. Diharapkan terampil untuk dirinya sendiri, namun pada umumnya mereka yang sudah ikut latihan sudah pada bekerja,” tegasnya.

Dia berharap tidak hanya cukup pelatihan dasar, mereka bisa melanjutkan sesuai dengan tingkatnya diusulkan di BLK Semarang yang ada program desainer. “Kedepanya, semoga saja pihaknya dapat bekerja sama dengan BLK Kabupaten Sumedang guna meningkatkan SDM warga dalam jumlah lebih banyak lagi,” pungkasnya. ***

 

Tinggalkan Balasan