Telkom University bersama PT Telkom Indonesia, mengirimkan lagi lima robot AUMR untuk Wisma Atlet dan ke Surabaya melalui BNPB, Selasa 8 September 2020.

 ISTIMEWA
ROBOT : Telkom University bersama PT Telkom Indonesia, mengirimkan lagi lima robot AUMR untuk Wisma Atlet dan ke Surabaya melalui BNPB, Selasa 8 September 2020.

Covid-19 Meningkat, 5 Robot AUMR Dikirim ke Wisma Atlet dan Surabaya

Nasional Pilihan Redaksi

BANDUNG, SO – Kasus Covid-19 di Indonesia, makin meningkat. Hingga Selasa sore 8 September 2020, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 196 ribu.

Menyikapi hal tersebut, Telkom University bersama PT Telkom Indonesia, mengirimkan lima robot Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR) untuk Wisma Atlet dan ke Surabaya, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

AUMR ini, merupakan inovasi karya Telkom University bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Alat ini, dapat dimanfaatkan untuk desinfeksi dan sterilisasi pada ruang Isolasi pasien positif Covid-19, tanpa campur tangan manusia secara langsung.

Penyerahan AUMR ini berlangsung di Bandung Techno Park (BTP) oleh Direktur Kerjasama Strategis dan Kantor Urusan Internasional Telkom University, Lia Yuldinawati S.T., M.M., bersama Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Telkom University Angga Rusdinar, Ph.D.

Tim BNPB yang turut hadir, diantaranya Dennis selaku Staf Dit. Direktorat Dukungan Sumber Daya Darurat, Giano Pratama selaku Staf Dit. Direktorat Dukungan Sumber Daya Darurat, Saliman selaku Staf Biro Umum dan SDM dan Febi Rialdi dari Staf TU Kedeputian Bidang Penanganan Darurat.

Kelima AUMR itu, akan digunakan di Wisma Atlet Jakarta serta akan dikirimkan juga ke Surabaya. Hingga saat ini, total sudah ada 6 robot AUMR yang diserahkan kepada BNPB sejak bulan Juni lalu.

Lia Yuldinawati menyampaikan, kedepan, AUMR akan terus dikembangkan untuk beberapa fungsi dan akan terus ditambah sesuai permintaan. Dimana, AUMR merupakan sebuah inovasi yang Tel-U hadirkan untuk membantu masalah pandemi Covid-19 yang saat ini sedang dihadapai oleh dunia.

“Dalam menghadapi masalah yang terjadi saat ini, kerjasama antara perguruan tinggi dengan industry dalam menghasilkan inovasi sangat diperlukan, ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam berkontribusi bagi bangsa,” ucapnya. ***

Tinggalkan Balasan