Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan saat meninjau para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Linggajaya, Cigintung dan Pajagan, Kecamatan Cisitu. Selasa, 15 September 2020.

 Iwan Rahmat/SO
Tinjau UMKM : Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan saat meninjau para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Linggajaya, Cigintung dan Pajagan, Kecamatan Cisitu. Selasa, 15 September 2020.

Kades Linggajaya Curhat Jalan Rusak ke Wabup Sumedang

Pilihan Redaksi SUMEDANG

CISITU, SUMEDANG.ONLINE —- Kepala Desa Linggajaya, Agus Wawan meyampaikan unek-uneknya berkaitan masih adanya jalan rusak di wilayahnya terutama jalan dari Pasiringkik ke Objek Wisata Batudua. Hal itu disampaikannya saat Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan meninjau para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Linggajaya, Cigintung dan Pajagan, Kecamatan Cisitu. Selasa, 15 September 2020.

Margi janjina, gawena bupati sareng wakil bupati teh keur rakyatna. Di mana jangji jalan leucir, kulantaran tadi, melalui Pak Wabup ayeuna. Pak Don Murdono dua kali (memperbaiki jalan), langsung Pak Haji Endang, langsung Pak Ade Irwan, lajeng panginten ayeuna. Alhamdulillah kamari dina raraga launching Lembur Tohaga Lodaya Pak Bupati miwah Pak Kapolda Sumping. Kumargi ngangge mobil empuk, janten teu karaos jalan awon, kitu nyak. Pami nganggo angkot mah, Pak Wabup, jlug jleg karaosna pisan,” ujar Agus Wawan.

Dia pun menyebutkan telah memberikan Laporan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sumedang hanya saja pihaknya mendapatkan jawaban jika hal tersebut belum ada programnya.

“Mudah-mudahan dina 2021 tiasa enggal teralisir. Margi jalan kanggo kelancaran perekonomian. Diantawisna, lancarna Lembur Tohaga, Lancarna Ketahanan Pangan di antawisna,” paparnya.

Berkaitan dengan curhatan tersebut, Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengakui pihaknya sudah memerintahkan Dinas PUPR Kabupaten Sumedang untuk segera mengambil alih jalan Pasir Ringkik ke Batudua.

“Supaya diambil alih untuk percepatan pembangunan ke tempat wisata. Tapi ya karena tadi itu, kita terkena imbas Covid-19. Bukan hanya sektor perekonomian saja, tapi juga pembangunan infrastruktur semua terhenti. Termasuk pembangunan jalan. Tapi kami khusus dengan Pak Bupati, khusus ke tempat-tempat Pariwisata akan lebih diperhatikan,” ujar Erwan.

Dia pun menyebutkan tahun ini anggaran dari Provinsi tidak terkena refocusing untuk pembangunan take off paralayang di Cisema. “Termasuk saya juga ingin menata jalannya, karena kalau mengandalkan jalan yang sekarang ini sulit dijangkau, karena sangat riskan akan terjadi kecelakaan. Selain kecil, juga karena tikungan dan turunannya cukup tajam,” jelas dia. ***

Tinggalkan Balasan