Mulai Hari Ini Petugas Sensus Penduduk Akan Lakukan Pendataan Langsung ke Rumah Warga

SUMEDANG, SO — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang resmi melakukan Kick Off Sensus Penduduk (SP) 2020 bersama stakeholder terkait secara virtual, di Ruang Kerja masing-masing. Selasa, 1 September 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumedang Ferry Wibawanto menyebutkan Kick Off SP dilakukan sejak 1 – 30 September 2020 dan petugas sensus penduduk di damping Ketua RT atau yang mewakilinya akan melakukan pendataan langsung ke rumah-rumah.

“Nah ini berjenjang dari BPS RI, kemarin sudah dilakukan hal yang sama dengan kita. Sekarang, Sumedang mulai hari ini. Sebagai awal dari pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Dengan awal ini petugas sudah bisa memulai pelaksanaan di lapangan, terutama informasi kepada masyarakat. Supaya masyarakat bisa menerima kemudian petugas juga bisa cepat melakukan pendataan. Karena kondisi pandemi seperti sekarang ini,” ungkap Ferry pada Reporter SUMEDANGONLINE di ruang kerjanya.

Teknisnya sebut Ferry, Petugas SP akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan RT setempat, jika RT bisa mendampingi petugas maka sebut Ferry Petugas SP dan RT tersebut melakukan pendampingan langsung, tetapi jika tidak bisa mewakilkan pada pihak yang ditunjuk oleh RT.

“Pada saat datang ke Ketua RT, petugas sudah membawa daftar penduduk per RT. Ini akan dilakukan pemeriksaan oleh RT. Kami yakin pak RT hapal lah untuk level Sumedang warganya siapa saja. Dari daftar itu akan terlihat penduduk yang sudah online pada saat Bulan Februari sampai Mei kemarin, atau yang belum online dua-duanya masuk di situ,” ungkapnya.

Selanjutnya berdasarkan data yang ada Ketua RT dan Petugas Sensus melakukan verifikasi ke lapangan yakni keluarga yang menjadi wilayah RT tersebut. “Pada saat kedatangan itu petugas menggunakan atribut BPS, menggunakan rompi dan dilengkapi juga dengan surat tugas dan APD. Ini untuk memutus ada kemungkinan ada yang terpapar, tapi petugas sudah dilakukan scaning atau rapid pada saat 29-31 Agustus dan dinyatakan negatif dan di lapangan juga dilengkapi dengan masker handsanitizer sarung tangan, kemudian dilakukan wawancara. Beberapa pertanyaan disampaikan oleh Petugas kepada penduduk, menyangkut siapa saja yang tinggal di sana, jenis kelamin, keberadaannya; apakah masih tinggal di sin atau sudah pindah atau mungkin, maaf, ada yang sudah meninggal. Karena periode kemarin kan data Dukcapil posisi Juni 2019, kemudian ada updating online Februari sampai Mei dan sekarang dilakukan verifikasi ke lapangan,” imbuhnya. ***

Baca Juga

ARTIKEL & OPINI PUBLIK