Pilkades Serentak Digelar 16 Desember 2020, TPS Dua Kali Lipat

KOTA, SUMEDANGONLINE — Pemerintah Kabupaten Sumedang, memutuskan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak Tahun 2020 untuk 88 desa, digelar pada 16 Desember 2020. Hal itu, sesuai keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bahwa pilkades baru bisa dilaksanakan setelah pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020.

“Walau pun di Sumedang tidak ada pilkada, kami tetap mengacu dalam melaksanakan pedoman Kemendagri, pelaksanaan pilkades setelah pilkada serentak selesai,” kata Bupati Sumedang Dr H Dony Ahmad Munir usai memimpin Rapat Koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, yang dihadiri DPRD Kabupaten Sumedang, Dishub, Kantor Kesbangpol dan Kepala Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah di Gedung Negara Sumedang, Kamis 24 September 2020.

Dalam kesempatan itu, pihaknya pun membahas penetapan tahapan untuk Pilkades Serentak Tahun 2020 di Kabupaten Sumedang. Tahapan itu tidak boleh dilakukan secara tatap muka dan harus dilakukan secara daring untuk mencegah penyebaran covid-19.

Utamanya, kata Dony, dalam penerapan protokol kesehatan untuk pelaksanaan pilkades nanti ikut diperhatikan dengan serius. Dimana untuk tempat pemungutan suara (TPS), akan ditambah dua kali lipat.

Termasuk, lanjut Dony, dalam pelaksanaan kampanye yang dilakukan selama tiga hari, harus dilakukan secara daring. Seperti dengan memanfaatkan sarana media sosial yang ada, agar tidak mengundang kerumunan orang.

“Ini bagian dari, bagaimana rakyat tetap produktif, menjalankan akttifitas, menjalankan sebuah demokratisasi di desa, tapi aman dari covid-19, Maka dari itu mohon doa dari semuanya,” tukasnya. ***

Tampilkan Selanjutnya

Tinggalkan Balasan